Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dakwah Nabi Muhammad serta bagaimana nilai-nilai tauhid direpresentasikan dalam prosa “Mahomet: Islam” karya Thomas Carlyle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks untuk memahami cara teks tersebut membangun makna tentang dakwah dan tauhid. Data utama berasal dari teks prosa Carlyle, sedangkan data pendukung diperoleh dari berbagai sumber yang berkaitan dengan Ilmu Kalam dan konsep kenabian dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carlyle menggambarkan dakwah Nabi sebagai gerakan spiritual yang menekankan keesaan Tuhan dan mendorong orang untuk meninggalkan penyembahan berhala. Nilai-nilai tauhid yang terdapat dalam teks tersebut meliputi kepercayaan kepada satu Tuhan, penolakan terhadap syirik (menyekutukan Tuhan), dan pengakuan terhadap Tuhan sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta. Hal ini menunjukkan bahwa isi teks memiliki kesesuaian dengan konsep tauhid uluhiyah dan tauhid rububiyah dalam Ilmu Kalam, meskipun disampaikan dengan pendekatan yang lebih rasional dan filosofis. Selain itu, penyampaian nilai-nilai tauhid dalam prosa tidak hanya dijelaskan secara langsung, tetapi juga disampaikan melalui narasi, refleksi, dan penggambaran kehidupan Nabi Muhammad. Hal ini menjadikan dakwah dipahami bukan hanya sebagai seperangkat ajaran, tetapi juga sebagai sesuatu yang tercermin dalam praktik sehari-hari. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa prosa Carlyle menyajikan representasi yang secara umum positif tentang dakwah Nabi dan nilai-nilai tauhid, meskipun masih dipengaruhi oleh perspektif penulis.