Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Nilai Tauhid Dakwah Nabi Muhammad pada Prosa ‘Mahomet: Islam’ Karya Thomas Carlyle Mutia Zahara; Zaskia Bhayangkari; Azkia Salsabila; Allya Sabbi Hisma; Dadan Firdaus
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f2rd9612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dakwah Nabi Muhammad serta bagaimana nilai-nilai tauhid direpresentasikan dalam prosa “Mahomet: Islam” karya Thomas Carlyle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks untuk memahami cara teks tersebut membangun makna tentang dakwah dan tauhid. Data utama berasal dari teks prosa Carlyle, sedangkan data pendukung diperoleh dari berbagai sumber yang berkaitan dengan Ilmu Kalam dan konsep kenabian dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carlyle menggambarkan dakwah Nabi sebagai gerakan spiritual yang menekankan keesaan Tuhan dan mendorong orang untuk meninggalkan penyembahan berhala. Nilai-nilai tauhid yang terdapat dalam teks tersebut meliputi kepercayaan kepada satu Tuhan, penolakan terhadap syirik (menyekutukan Tuhan), dan pengakuan terhadap Tuhan sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta. Hal ini menunjukkan bahwa isi teks memiliki kesesuaian dengan konsep tauhid uluhiyah dan tauhid rububiyah dalam Ilmu Kalam, meskipun disampaikan dengan pendekatan yang lebih rasional dan filosofis. Selain itu, penyampaian nilai-nilai tauhid dalam prosa tidak hanya dijelaskan secara langsung, tetapi juga disampaikan melalui narasi, refleksi, dan penggambaran kehidupan Nabi Muhammad. Hal ini menjadikan dakwah dipahami bukan hanya sebagai seperangkat ajaran, tetapi juga sebagai sesuatu yang tercermin dalam praktik sehari-hari. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa prosa Carlyle menyajikan representasi yang secara umum positif tentang dakwah Nabi dan nilai-nilai tauhid, meskipun masih dipengaruhi oleh perspektif penulis.
The Ability of Students of SMAN 4 Kota Sukabumi Towards English TKA Mutia Zahara; Otong Setiawan Djuharie
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sh48px58

Abstract

English plays a crucial role in academic and professional fields, making the assessment of students English proficiency increasingly important. In Indonesia, the government has introduced the Tes Kemampuan Akademik (TKA) as a standardized assessment to measure students academic abilities. This study aims to examine the ability of students at SMAN 4 Kota Sukabumi toward the English TKA, focusing on language aspects such as reading comprehension, vocabulary, grammar, and students perceptions of the test. This research employed a qualitative descriptive method. Data were collected through a questionnaire distributed via Google Form to twelfth-grade students of SMAN 4 Kota Sukabumi during the 2024/2025 academic year. The questionnaire used a Likert scale and open-ended responses to explore students experiences, perceived difficulties, and attitudes toward the English TKA. The findings show that most students perceive English TKA as more difficult than regular school examinations, particularly in the reading section due to time management issues. Vocabulary was generally not considered a major obstacle. However, students reported insufficient guidance and specific strategies from teachers in preparing for the English TKA. Despite these challenges, the majority of students agreed that English TKA effectively measures their overall English proficiency and motivates them to study English more seriously. In conclusion, English TKA is perceived as a relevant and comprehensive assessment tool. Greater instructional support and strategic preparation are needed to improve students readiness and performance.