Judi online merupakan salah satu masalah sosial yang berkembang pesat di era digital dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan individu, keluarga, serta masyarakat. Kemudahan akses internet, penggunaan telepon pintar, dan promosi digital yang masif menjadikan kelompok dewasa muda sebagai salah satu kelompok paling rentan terhadap perilaku perjudian daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan psikologis ketergantungan judi online pada seorang dewasa muda serta mengkaji efektivitas bimbingan individu sebagai bentuk intervensi pekerjaan sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari buku saku “Metode Bimbingan Individu dalam Penanganan Masalah Sosial” dan diperkuat dengan literatur ilmiah, buku pekerjaan sosial, serta laporan terkini mengenai perjudian daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi keluarga, kondisi kesehatan anggota keluarga, dan harapan memperoleh keuntungan instan menjadi faktor utama keterlibatan klien dalam judi online. Dampak yang muncul meliputi kerugian ekonomi, stres psikologis, penurunan produktivitas, konsumsi minuman keras, konflik keluarga, dan menurunnya fungsi sosial. Intervensi melalui tahapan engagement, assessment, planning, intervention, evaluation, dan termination membantu klien meningkatkan kesadaran diri, memperkuat motivasi perubahan, serta memperbaiki hubungan sosial dan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan individu merupakan pendekatan yang relevan dalam menangani ketergantungan judi online pada dewasa muda karena berorientasi pada pemberdayaan, pemulihan fungsi sosial, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.