Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Pengembangan Keterampilan Tukang Jahit: Studi Kasus Usaha Jahit Mak Indah Evika Kartika Sari Lawolo; Yarty Maharanintana Br Ginting; Juraida Lubis; Emi Sofya Pratiwi Silitonga; Dinda Menda Pepayosa Br Sembiring; Elizon Nainggolan; Sitti Subaidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1008

Abstract

Usaha jahit merupakan usaha mikro dalam sektor ekonomi yang penting dalam dunia fashion untuk memenuhi kebutuhan sandang masyarakat. Agar tetap ikut perubahan globalisasi yang sangat cepat, tukang jahit perlu melakukan pengembangan keterampilan secara terus-menerus dan harus selalu beradaptasi dengan tren yang terus berubah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh tukang jahit dalam mengembangkan keahlian mereka serta apa saja kendala yang sering mereka hadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tukang jahit di Usaha Jahit Mak Indah mengembangkan keterampilan melalui pengalaman, pendidikan formal, serta pemanfaatan media digital. Kendala utama yang mereka hadapi adalah perbedaan ekspektasi pelanggan terhadap model baju dan cepatnya perubahan tren fashion. Untuk mengatasi tantangan ini, mereka meningkatkan komunikasi yang efektif dengan pelanggan dan terus belajar teknik baru untuk memberikan hasil yang memuaskan bagi pelanggan. Studi ini menegaskan pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam meningkatkan daya saing tukang jahit.
PERAN KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN PADA KOMUNITAS HAGA PENDIDIKAN ONO NIHA Citra Nanda Purba; Evika Kartika Sari Lawolo; Nova Novita Siregar; Sherina Silaban; Fauzi Kurniawan; Anifah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the role of organizational communication in supporting the development of educational programs within the Haga Pendidikan Ono Niha (HPON) community. Conducted using a descriptive qualitative approach, the research gathers data through in-depth interviews with the HPON leader and supporting documentation. Findings indicate that HPON employs a democratic communication pattern that ensures equal opportunities for members to express ideas, opinions, and criticisms. The main communication dynamic is the emergence of differing viewpoints caused by variations in perspectives, communication styles, information gaps, and interpersonal factors. When consensus cannot be reached through deliberation, the organization applies a voting mechanism to maintain fairness and collective decision-making. Effective communication is found to strengthen coordination, enhance participation, and support the implementation of educational activities, particularly in outreach programs such as university entrance guidance. The study concludes that organizational communication plays a strategic role in improving program effectiveness and group cohesion while highlighting the need to strengthen interpersonal communication skills and deliberative processes within the community.
ANALISIS ETIKA BERMEDIA SOSIAL MAHASISWA BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIMED Evika Kartika Sari Lawolo; Destri Natalia Telaumbanua; Ebyghael Joito Nababan; Yandira Arizki Fatiha; Julia Ivanna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12558

Abstract

This study aims to analyze the ethics of social media use among students based on Pancasila values at the Faculty of Education, Universitas Negeri Medan (UNIMED). The rapid development of digital technology has made social media an integral part of students’ daily lives, yet it also raises various ethical issues such as the spread of hoaxes, hate speech, and cyberbullying. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving 15 students selected through purposive sampling. The results indicate that students generally possess a basic understanding of social media ethics, including maintaining politeness, respecting others’ opinions, and avoiding misinformation. However, the implementation of Pancasila values in digital interactions is not yet consistent. Violations such as inappropriate language use, passive attitudes toward unethical behavior, and lack of information verification are still common. Low digital literacy is identified as a major contributing factor. Nevertheless, students recognize their role as agents of change in promoting ethical behavior online, although this role has not been optimally realized. Therefore, strengthening digital literacy and internalizing Pancasila values are essential to foster responsible, ethical, and character-based digital behavior among students.
KETERGANTUNGAN JUDI ONLINE PADA ANAK MUDA: DAMPAK SOSIAL-PSIKOLOGIS DAN INTERVENSI BIMBINGAN INDIVIDU DALAM PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL Destri Natalia Telaumbanua; Ebygahel Joito Nababan; Evika Kartika Sari Lawolo; Yandira Arizki Fatiha; Sani Susanti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10570

Abstract

Judi online merupakan salah satu masalah sosial yang berkembang pesat di era digital dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan individu, keluarga, serta masyarakat. Kemudahan akses internet, penggunaan telepon pintar, dan promosi digital yang masif menjadikan kelompok dewasa muda sebagai salah satu kelompok paling rentan terhadap perilaku perjudian daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan psikologis ketergantungan judi online pada seorang dewasa muda serta mengkaji efektivitas bimbingan individu sebagai bentuk intervensi pekerjaan sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari buku saku “Metode Bimbingan Individu dalam Penanganan Masalah Sosial” dan diperkuat dengan literatur ilmiah, buku pekerjaan sosial, serta laporan terkini mengenai perjudian daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi keluarga, kondisi kesehatan anggota keluarga, dan harapan memperoleh keuntungan instan menjadi faktor utama keterlibatan klien dalam judi online. Dampak yang muncul meliputi kerugian ekonomi, stres psikologis, penurunan produktivitas, konsumsi minuman keras, konflik keluarga, dan menurunnya fungsi sosial. Intervensi melalui tahapan engagement, assessment, planning, intervention, evaluation, dan termination membantu klien meningkatkan kesadaran diri, memperkuat motivasi perubahan, serta memperbaiki hubungan sosial dan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan individu merupakan pendekatan yang relevan dalam menangani ketergantungan judi online pada dewasa muda karena berorientasi pada pemberdayaan, pemulihan fungsi sosial, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Karakter dan Moral Warga Belajar dalam Pendidikan Nonformal: Analisis Perilaku SiswaPaket A, B, dan C di PKBM Kreatif dari Perspektif Filsafat Pendidikan Masyarakat Evika Kartika Sari Lawolo; Nova Novita siregar; Serina Betharia Silaban; Citra Nanda Purba; Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7634

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter dan moral warga belajar pada program Paket A, B, dan C di PKBM Kreatif dengan menggunakan perspektif filsafat pendidikan masyarakat. Fokus kajian adalah nilai, sikap, perilaku, serta perubahan moral peserta didik dalam proses pembelajaran nonformal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tutor PKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki sopan santun yang tinggi, kerja sama yang baik, dan penghargaan terhadap tutor meskipun terdapat perbedaan usia. Perbedaan karakter juga terlihat pada masing-masing paket, dipengaruhi oleh usia, tanggung jawab pekerjaan, serta pengalaman putus sekolah. Lingkungan keluarga dan pergaulan terbukti berpengaruh kuat terhadap sikap moral warga belajar, terutama bagi mereka yang kurang mendapatkan kesempatan bersosialisasi. PKBM berupaya menanamkan karakter dan moral melalui keteladanan, motivasi, pembiasaan, kegiatan sosial, dan pembelajaran kolaboratif. Tantangan terbesar adalah keterbatasan waktu belajar serta beragamnya latar belakang peserta didik, termasuk keberadaan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menegaskan peran PKBM sebagai ruang pendidikan masyarakat yang humanis dan transformatif dalam membentuk karakter warga belajar.
Analisis Patologi Sosial terhadap Kasus Pencurian Ringan di Lingkungan Kos Mahasiswa Citra Nanda Purba; Evika Kartika Sari Lawolo; Nova Novita Siregar; Sherina Silaban; Sani Susanti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7665

Abstract

This study analyzes the phenomenon of petty theft occurring in a student boarding house environment through the perspective of social pathology. The research is motivated by repeated incidents of minor theft that disrupt the sense of security and social order among students living in kost. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation and in-depth interviews with several student residents who experienced or witnessed petty theft. The findings reveal that petty theft behaviors are influenced by economic pressure, opportunity factors, weak social control, and low moral awareness. The behavior is categorized as a form of social pathology because it violates norms, disrupts social harmony, and leads to distrust among residents. The study also highlights the impacts experienced by victims, including financial loss, anxiety, and decreased social cohesion. Preventive efforts identified include strengthening social control, increasing awareness among residents, and improving the security system within the boarding environment. This research contributes to understanding how social pathology manifests in everyday student life and offers insights for prevention in similar environments.