Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simulasi Pengunaan Dongeng “Bubu dan Biji Ajaib” kepada Petugas Lapangan Terkait Kepatuhan Minum Obat pada Anak dengan HIV/AIDS Sri Handayani; Rifda Wahyuni; Gusliani Eka Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 3 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v3i1.230

Abstract

The incidence of HIV/AIDS in children continues to rise, mainly due to mother-to-child transmission. Although antiretroviral (ARV) therapy effectively reduces mortality, adherence among children remains low. This community service activity aimed to improve field officers’ pedagogical skills in educating children on ARV adherence through storytelling. The activity was conducted on June 12, 2025, at Yayasan Akbar in Padang City, involving 10 field officers. The method included training on storytelling techniques using the book "Bubu dan Biji Ajaib" (Bubu and the Magic Seed) and hand puppets, supported by pre-test and post-test evaluations. Results showed a significant increase in storytelling skills, with an average score improvement of 22.41 points after the intervention. The most notable improvements were in eye contact, creativity, facial expressions, and mastery of hand puppet use. In conclusion, the storytelling simulation effectively enhanced participants’ ability to deliver educational messages to children and should be integrated into child health education programs, especially for children living with HIV/AIDS.
PENGUATAN KAPASITAS PETUGAS LAPANGAN DALAM COPING STRATEGIK HIV/AIDS Sri Handayani; Emira Apriyeni; Gusliani Eka Putri; Rifda Wahyuni; Inge Angelia
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/t7wjtm48

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS tetap menjadi tantangan besar di Indonesia dengan lebih dari 503.000 ODHA dan peningkatan signifikan kasus anak dengan HIV setiap tahunnya. Petugas lapangan berperan penting dalam skrining, edukasi, dan pendampingan ODHA, namun mereka rentan terhadap stres akibat beban kerja, stigma sosial, dan keterbatasan dukungan. Berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan coping strategik seperti problem-solving, dukungan sosial, mindfulness, dan self-compassion efektif mengurangi stres dibanding strategi negatif seperti penghindaran. Penguatan kapasitas petugas dalam coping tidak hanya meningkatkan ketahanan mental, tetapi juga kualitas layanan. Tujuan kegiatan ini Adalah untuk meningkatkan kapasistas petugas lapangan dalam coping strategis HIV/AIDS. Metode: Kegiatan dilakukan dalam bentuk pemberian edukasi kepada petugas lapangan. Kegiatan pengabdian dilakukan di Yayasan Akbar pada  tanggal 12 Juli 2025. Dihadiri oleh 10 orang petugas lapangan. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa pelatihan coping strategik meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan, dari skor rata-rata 60 menjadi 97. Ini menegaskan pentingnya intervensi pelatihan berbasis psikososial dan dukungan kelembagaan yang berkelanjutan bagi petugas lapangan dalam menghadapi tantangan kerja dan mendampingi ODHA secara efektif.