This Author published in this journals
All Journal Aksara
M. Fachmy Achdan Kadir
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bahasa Indonesia di SMP Sulawesi Selatan dalam Perspektif Culturally Responsive Teaching Ber-muatan Nilai Kearifan Lokal Bugis M. Fachmy Achdan Kadir; Anwar Efendi; Hartono Hartono
Aksara Vol 38, No 1 (2026): AKSARA, EDISI JUNI 2026
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v38i1.4945.329-341

Abstract

This study aims to describe and analyze Indonesian language learning in junior high schools in South Sulawesi from a Culturally Responsive Teaching (CRT) perspective incorporating Bugis local wisdom. The study employed a qualitative descriptive-analytical approach. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and analysis of instructional documents. Data analysis was conducted interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Indonesian language learning has reflected CRT principles; however, its implementation remains partial and lacks systematic planning. The integration of Bugis local wisdom values, such as sipakatau (mutual respect), lempu’ (honesty), getteng (steadfastness), and siri’ na pacce (sense of shame and social empathy), is evident in instructional materials, speaking activities, and culturally grounded language practices emphasizing politeness and communicative ethics. CRT-based learning incorporating local culture enhances students’ engagement, comprehension, confidence, and positive attitudes toward learning. These findings highlight the importance of strengthening teachers’ competencies and developing culturally based instructional materials to promote meaningful, contextual, and sustainable learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Sulawesi Selatan dari perspektif Culturally Responsive Teaching (CRT) yang bermuatan nilai kearifan lokal Bugis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta analisis dokumen pembelajaran. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia telah mengarah pada prinsip CRT, namun implementasinya masih bersifat parsial dan belum terencana secara sistematis. Integrasi nilai kearifan lokal Bugis, seperti sipakatau (saling menghargai), lempu’ (kejujuran), getteng (keteguhan), dan siri’ na pacce (rasa malu dan empati sosial), tampak dalam pemilihan materi, aktivitas berbicara, serta praktik kebahasaan yang mencerminkan kesantunan dan etika komunikasi. Pembelajaran berbasis CRT bermuatan budaya lokal terbukti meningkatkan keterlibatan, pemahaman, kepercayaan diri, dan sikap positif peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi guru serta pengembangan perangkat ajar berbasis budaya lokal untuk mewujudkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan.