Loyalitas guru merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama dalam menghadapi tuntutan dunia usaha dan industri yang terus berkembang. Loyalitas guru dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi, di antaranya kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi organisasi. Ketiga faktor tersebut berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga mendorong komitmen guru terhadap sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi terhadap loyalitas guru SMK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada guru SMK yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan variabel independen terhadap loyalitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru. Secara parsial, kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi dalam meningkatkan motivasi dan komitmen guru melalui kepemimpinan yang partisipatif dan inspiratif. Disiplin kerja mendorong profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, sedangkan komunikasi yang efektif menciptakan hubungan kerja yang harmonis, meningkatkan kepercayaan, serta memperkuat keterikatan guru terhadap sekolah. Secara simultan, ketiga variabel memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan loyalitas guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah, penguatan budaya disiplin kerja, dan pengembangan komunikasi organisasi yang efektif merupakan strategi penting dalam membangun loyalitas guru sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja sekolah dan kualitas pendidikan vokasi.