Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Branding taman bacaan masyarakat STM Al-Hijrah: strategi pemasaran untuk meningkatkan minat baca masyarakat Desa Tembung Mery Lani Purba; Elisabet Tambunan; Santi Rizki; Rani Goyet Sinaga; Febriwan Hulu; Kristina Uli Sihotang; Wujutkan Harefa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.37682

Abstract

Abstrak Minat baca dan tingkat literasi masyarakat Indonesia yang masih rendah menjadi tantangan utama yang memerlukan adanya kolaborasi. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) STM Al-Hijrah di Desa Tembung menghadapi kendala yang sama. Hal ini ditandai dengan fasilitas yang masih sederhana, koleksi buku yang terbatas, khususnya untuk remaja dan dewasa, serta minimnya kegiatan literasi yang terjadwal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi branding melalui program KKN Tematik Literasi untuk mentransformasi TBM menjadi pusat kegiatan berliterasi yang menarik dan meningkatkan minat baca masyarakat. Metode pengabdian yang dilaksanakan selama 23 hari efektif ini mencakup dua strategi utama yaitu internal branding berfokus pada perbaikan produk melalui pendataan, pengelolaan, dan penataan ulang area TBM agar lebih nyaman. Selanjutnya external branding berfokus pada pemasaran melalui kegiatan literasi kreatif yang terjadwal (membaca nyaring, cerdas mengulas buku), kunjungan literasi ke sekolah, dan digital branding melalui glorifikasi kegiatan di media sosial. Hasil dari strategi ini menunjukkan keberhasilan yang signifikan, dibuktikan dengan peningkatan jumlah pengunjungan harian TBM dari rata-rata 5 orang menjadi 10-15 orang, peningkatan status akreditasi TBM dari C menjadi A, serta terbangunnya sinergi baru antara TBM, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga berdampak psikologis yang positif berupa peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum melalui kegiatan Apresiasi Literasi tingkat desa berupa lomba story telling untuk memberikan panggung dan penghargaan bagi anak-anak. Implementasi strategi branding dan pemasaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan citra, layanan, dan dampak TBM STM Al-Hijrah. Kata kunci: branding; strategi pemasaran; taman bacaan masyarakat; minat baca; kkn tematik literasi. Abstract The low reading interest and literacy rate among Indonesians present a primary challenge that necessitates collaborative intervention. The STM Al Hijrah Community Reading Center in Tembung Village encounters similar constraints. This is characterized by rudimentary facilities, a limited book collection particularly for adolescents and adults, and a scarcity of scheduled literacy activities. This initiative aims to implement a branding strategy through the Thematic Literacy Community Service Program (KKN) to transform the TBM into an engaging literacy activity center and enhance public reading interest. The community service method, conducted over 23 effective days, encompassed two primary strategies: internal branding, focusing on "product" improvement through data collection, management, and reorganization of the TBM area to enhance comfort; and external branding, which focused on "marketing" through scheduled creative literacy activities (such as Read-Aloud sessions and "Smart Book Reviews"), literacy visits to schools, and digital branding via the glorification of activities on social media. The results of this strategy indicated significant success, evidenced by an increase in daily TBM visitors from an average of 5 to 10-15 people, an improvement in the TBM's accreditation status from C to A, and the establishment of new synergies among the TBM, schools, and the community. This activity also has a positive psychological impact in the form of increased self-confidence and public speaking skills through village level Literacy Appreciation activities in the form of storytelling competitions to provide a stage and awards for children. The implementation of this branding and marketing strategy proved effective in enhancing the image, services, and impact of the STM Al-Hijrah TBM.  Keywords: branding; marketing strategy; community reading center; reading interest; thematic literacy community service program.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP LOYALITAS PEGAWAI DI SMK NEGERI 1 UMBUNASI, NIAS SELATAN Federman Federman; Lambas Lambas; Heri Enjang Syahputra; Ivan Elisabeth Purba; Marupa Siregar; Santi Rizki
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v11i1.6338

Abstract

Loyalitas guru merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama dalam menghadapi tuntutan dunia usaha dan industri yang terus berkembang. Loyalitas guru dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi, di antaranya kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi organisasi. Ketiga faktor tersebut berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga mendorong komitmen guru terhadap sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi terhadap loyalitas guru SMK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada guru SMK yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan variabel independen terhadap loyalitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru. Secara parsial, kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi dalam meningkatkan motivasi dan komitmen guru melalui kepemimpinan yang partisipatif dan inspiratif. Disiplin kerja mendorong profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, sedangkan komunikasi yang efektif menciptakan hubungan kerja yang harmonis, meningkatkan kepercayaan, serta memperkuat keterikatan guru terhadap sekolah. Secara simultan, ketiga variabel memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan loyalitas guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah, penguatan budaya disiplin kerja, dan pengembangan komunikasi organisasi yang efektif merupakan strategi penting dalam membangun loyalitas guru sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja sekolah dan kualitas pendidikan vokasi.
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT ULU IDANOTE KABUPATEN NIAS SELATAN Martinus Martinus; Kuras Purba; Ivan Elisabeth Purba; Parlindungan Purba; Maretta Ginting; Santi Rizki
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v11i1.6339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Ulu Idanöte Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 58 responden yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, disiplin kerja, dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan, penegakan disiplin, serta penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dapat mendorong optimalisasi kinerja aparatur di lingkungan kantor kecamatan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi peningkatan kinerja pegawai, khususnya melalui penguatan aspek kepemimpinan, disiplin, dan lingkungan kerja.