Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kegiatan yasinan sebagai sarana penguatan interaksi sosial masyarakat dan mahasiswa KKN di jorong lembang jaya, nagari salayo tanang bukit sileh, kabupaten solok Diva Keisya Framanda; Gustina Erlianti; Nadjwa Risma Novita; Tiara Indriani; Zicko Rahmatul Akbar
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/txf6w471

Abstract

Kegiatan yasinan merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan masyarakat dan berperan penting dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kegiatan yasinan sebagai sarana penguatan interaksi sosial antara masyarakat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Jorong Lembang Jaya, Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, Kabupaten Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi masyarakat setempat dan mahasiswa KKN yang terlibat langsung dalam kegiatan yasinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yasinan tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai media efektif dalam membangun dan mempererat interaksi sosial antara masyarakat dan mahasiswa KKN. Melalui keterlibatan bersama, tercipta komunikasi intensif, rasa kebersamaan, serta hubungan harmonis. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran informasi dan nilai sosial keagamaan yang memperkuat integrasi sosial. Dengan demikian, yasinan memiliki peran strategis dalam penguatan interaksi sosial serta diharapkan berkontribusi pada pengembangan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal.
Strategi Livelihood Buruh Tani Perantau Jawa di Rimbo Data Nagari Sungai Nanam Kabupaten Solok Tiara Indriani; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 9 No 3 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i3.1578

Abstract

Perantau Jawa di Jorong Rimbo Data rata-rata bekerja sebagai buruh tani. Namun, bekerja sebagai buruh tani tidak membuat hidup mereka terjamin, karena upah yang mereka dapat belum cukup untuk menghidupi kehidupannya sehari-hari. Oleh karena itu, mereka harus memikirkan strategi untuk keberlangsungan kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi livelihood perantau Jawa di Jorong Rimbo Data, Nagari Sungai Nanam, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen serta dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman dengan proses pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik snowball dengan informan kunci yaitu buruh tani perantau Jawa, Pemilik lahan, dan masyarakat sekitar yang kemudian dikembangkan menjadi 14 orang informan. Data yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan teori mekanisme survival James C. Scott, yang melihat bahwa petani atau buruh tani harus memiliki strategi bertahan hidup di tengah kemiskinan yang melanda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi livelihood yang dilakukan oleh buruh tani perantau Jawa, pertama, membangun relasi dengan masyarakat sekitar. Kedua, diversifikasi kerja diluar kewajiban pokok. Ketiga, bekerja sebagai pedagang kecil (UMKM). Keempat, meminimalisir pengeluaran sehari-hari. Temuan ini memperlihatkan bahwa strategi livelihood buruh tani perantau Jawa tidak hanya bertumpu pada diversifikasi kerja, tetapi pada penguatan jaringan sosial, dan pola nafkah ganda. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan sosial dan akses perlindungan sosial terhadap buruh tani. Selain itu, kajian ini menambah pemahaman sosiologi pedesaan tentang mekanisme survival dalam perpindahan penduduk dalam negeri dan kondisi ekonomi pertanian yang tidak menentu.