Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan sekolah dalam membentuk perilaku disiplin siswa di SDN 28 Melayu Kota Bima, meliputi bentuk kebijakan, proses implementasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disiplin diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera setiap Senin, kewajiban penggunaan atribut sekolah lengkap, serta pembinaan dan motivasi berkelanjutan. Implementasi dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian apresiasi, serta teguran edukatif. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang tegas, dukungan orang tua, dan fasilitas sekolah yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi intrinsik siswa, penggunaan gawai yang tidak terkontrol, pola asuh yang kurang konsisten, serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan disiplin telah diterapkan secara sistematis, namun diperlukan penguatan kolaborasi sekolah–orang tua dan pengendalian faktor eksternal untuk optimalisasi pembentukan karakter disiplin siswa.