Mukmin Maulana Latin
Program Studi Teknik Elektro S1, Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penataan Ulang Instalasi Listrik Bangunan di Sekolah Alam CEFA Islamic School Tapung Kampar Propinsi Riau Nurhalim Nurhalim; Firdaus Firdaus; Syaiful Bahri; Feri Candra; Iswadi Hasyim Rosma; Suwitno Suwitno; Noveri Lisbetty Marpaung; Rahyul Amri; Edy Ervianto; Sakti Hutabarat; Mukmin Maulana Latin
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: BATOBO: Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.4.1.46-57

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Sekolah Alam CEFA Islamic School yaitu melakukan perbaikan dan penataan ulang instalasi listrik di lokasi sekolah ini. Instalasi listrik adalah sarana penghubung sumber daya listrik menuju ke beban. Keselamatan dalam peggunaan dan pemanfaatan tenaga listrik adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, penyedia listrik, konsumen dan para pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya. PkM ini  bertujuan memberikan solusi pemasalahan yang ada di masyarakat sasaran sesuai dengan situasinya. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini mencakup survei permulaan, perencanaan, pelaksanaan, perencanaan, pelaporan dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan perbaikan instalasi berupa penggantian circuit breaker (CB), saklar, stop kontak, pemasangan dan penggantian lampu penerangan. Penataan ulang instalasi listrik berupa penggantian kabel dan perubahan grup sambungan kabel masuk atau keluar ruangan. Ruangan yang menjadi target kegiatan ini sebanyak 4 (empat) lokasi yaitu kantor, ruang belajar outdoor santri, dapur dan kamar guru. Secara umum, hasil pengabdian telah sesuai dengan rencana kegiatan. Pengabdian ini telah berhasil 100 persen melakukan perbaikan dan rekonfigurasi di titik lokasi sesuai yang direncanakan. Kemudian sebagai akhir  kegiatan, hasil kegiatan sudah diserahterimakan kepada pihak sekolah.
Implementasi Wearable IoT SIJAGA untuk Deteksi Jatuh Lansia di Panti Jompo Embun Kehidupan Bangsa Pekanbaru Yusnita Rahayu; Dian Ramadhani; Reny Fitri Yani; Siti Nurjanah; Dila Marta Putri; Hudaya Muna Putra; Mukmin Maulana Latin; Ika Mayla Sari; Ririn Violina
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: BATOBO: Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.4.1.58-69

Abstract

Insiden jatuh pada lansia merupakan persoalan keselamatan pasien yang kritis di panti jompo. Keterbatasan rasio perawat-penghuni (1:6) kerap menyebabkan keterlambatan respons darurat, sehingga lansia dapat terbaring lama di lantai yang memicu risiko komplikasi serius. Merespons permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan SIJAGA (Sistem Jaga Jatuh), sebuah perangkat wearable deteksi jatuh berbasis Internet of Things (IoT) di Panti Jompo Embun Kehidupan Bangsa, Pekanbaru, yang menampung 36 penghuni lansia dengan rata-rata waktu respons perawat sebelum intervensi 15 menit. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, kalibrasi perangkat, pelatihan intensif tenaga perawat, uji coba lapangan selama satu bulan, dan evaluasi program melalui pre/post-test serta survei kepuasan. Secara teknis, SIJAGA mengintegrasikan sensor inersial MPU-6050, mikrokontroler ESP32, modul GPS Neo-6M, serta modem GSM SIM7000G ke dalam casing ringkas (12×4×3 cm). Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan operasional 6 tenaga perawat dari 50% menjadi 85%, dengan 90% peserta dinyatakan kompeten secara mandiri. Seluruh insiden jatuh berhasil dideteksi dengan rata-rata delay notifikasi 2 detik dan waktu respons perawat menurun dari 15 menit menjadi 1 menit. Survei kepuasan menghasilkan skor rata-rata 4,76/5,0 dan 100% peserta menyatakan puas. Meskipun skala sampel uji masih terbatas, prototipe terbukti andal. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan langsung riset IoT di fasilitas pelayanan sosial, yang mewujudkan model replikabel untuk peningkatan keselamatan lansia.