Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GERAKAN MENABUNG SEJAK DINI MELALUI EDUKASI DAN PRAKTEK CELENGAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN DESA SIMONGAGROK Dewi Rohmawat Putri; Tatik Raisawati; Fara Nur Faza; Dinda Dwi Nur Saadah
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i2.660

Abstract

The community service program titled "Early Saving Movement through Education and Celengan Practice at Educational Institutions in Simongagrok Village" was implemented at SDN 1 Simongagrok (23 students in grades IV–VI) and MI Tarbiyatul Athfal (20 students in grade V) to enhance early childhood financial literacy. Utilizing a blended learning approach—PowerPoint presentations, animated videos, interactive discussions, and celengan decoration practice—this activity aimed to provide understanding of saving concepts/benefits, distinguish between needs and wants, and foster habits of regularly setting aside pocket money. Results showed high student enthusiasm (80–90% active participation), improved understanding up to 75–85% (pre-post observation), and increased saving motivation through personalized celengan, although challenges with specific saving goals persist. The novelty lies in integrating periodic evaluations and personal targets, aligned with similar community service programs (2022–2025) reporting 74–96% improvements. Recommendations include teacher monitoring and curriculum integration for sustainability. The program contributes to character education in frugality and financial discipline in rural contexts.
Empowering Inmates Through Aquaculture Training: A Case Study at the Class IIB Gresik Detention Center, Indonesia Triana retno palupi; Aminin Aminin; Trisna Rama Dani; Tatik Raisawati
JURNAL BESEMAH Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/q8pm2176

Abstract

Pembekalan keterampilan vokasional bagi warga binaan pemasyarakatan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan mereka agar mampu hidup mandiri dan produktif pasca-bebas. Salah satu bidang kemandirian yang propektif dikembangkan adalah budidaya ikan lele karena memiliki nilai ekonomis tinggi serta pengelolaan yang terukur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan kemandirian warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Cerme Gresik melalui pelatihan budidaya ikan lele secara terpadu. Program dilaksanakan selama dua bulan dengan frekuensi pendampingan mingguan. Metode pelaksanaan mengombinasikan penyampaian materi pengantar teoretis yang dilanjutkan dengan praktik langsung, mencakup pengolahan air media budidaya, pembuatan dan aplikasi probiotik, seleksi benih unggul, teknik penebaran, manajemen pakan, hingga tahapan pembesaran. Melalui pendekatan simulasi dan pendampingan lapangan secara simultan, warga binaan terlibat aktif dalam seluruh siklus pemeliharaan hingga tahap pemanenan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kecakapan praktis peserta dalam mengaplikasikan teknik budidaya yang baik, ditunjukkan dengan keberhasilan panen lele yang mencapai bobot standar pasar yaitu 12 ekor/kg. Program ini diharapkan menjadi bekal wirausaha yang konkret bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat sekaligus mendukung kemandirian pangan di lingkungan rutan.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Lubuk Durian melalui Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami untuk Pertanian Ramah Lingkungan Tatik Raisawati; Hania Sumarni; Yuni Indah Supriyanti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.27282

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Kelurahan Lubuk Durian, Kecamatan Kerkap, Bengkulu Utara bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam membuat pestisida alami berbahan daun pepaya dan air cucian beras. Metode pengabdian yang diterapkan adalah penyuluhan dan praktek. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan serta aplikasi pestisida. Daun pepaya mengandung senyawa bioaktif seperti papain, alkaloid, terpenoid, dan flavonoid yang efektif menekan serangga pemakan daun, sementara air cucian beras fermentasi menawarkan solusi pengendalian hama dari limbah rumah tangga. Sebanyak 17 peserta antusias mengikuti kegiatan dan dapat membuat pestisida alami dari daun papaya dan air cucian beras, serta menerapkan hasil pelatihan di kebun sayur organik mereka, sehingga serangan hama berkurang dan hasil panen meningkat. Program ini mendukung efisiensi biaya, mengurangi residu kimia, dan memperkuat praktik pertanian organik di masyarakat.