Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP MELALUI PENDAMPINGAN REFLEKTIF BERBASIS SOAL TKA Ari Suningsih; Naning Sutriningsih; Suminto Suminto
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3561

Abstract

Perubahan paradigma asesmen pendidikan melalui penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menuntut guru matematika SMP memiliki kompetensi profesional yang lebih kuat, khususnya dalam merancang pembelajaran dan soal yang menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi, penalaran, dan pemecahan masalah. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan soal kontekstual dan HOTS yang selaras dengan karakteristik TKA. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kompetensi profesional guru matematika SMP melalui pendampingan reflektif berbasis soal TKA. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan reflektif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan tindak lanjut yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama guru dalam forum MGMP. Subjek kegiatan adalah guru matematika SMP di Kabupaten Pringsewu yang terlibat dalam kegiatan pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan reflektif berbasis soal TKA mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap karakteristik soal TKA, kemampuan menyusun soal HOTS, serta kemampuan merefleksikan dan memperbaiki praktik pembelajaran matematika. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi profesional antar guru dalam komunitas belajar. Dengan demikian, pendampingan reflektif berbasis soal TKA efektif sebagai strategi pengembangan kompetensi profesional guru matematika SMP secara berkelanjutan.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP MELALUI PENDAMPINGAN REFLEKTIF BERBASIS SOAL TKA Ari Suningsih; Naning Sutriningsih; Suminto Suminto
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3561

Abstract

Perubahan paradigma asesmen pendidikan melalui penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menuntut guru matematika SMP memiliki kompetensi profesional yang lebih kuat, khususnya dalam merancang pembelajaran dan soal yang menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi, penalaran, dan pemecahan masalah. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan soal kontekstual dan HOTS yang selaras dengan karakteristik TKA. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kompetensi profesional guru matematika SMP melalui pendampingan reflektif berbasis soal TKA. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan reflektif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan tindak lanjut yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama guru dalam forum MGMP. Subjek kegiatan adalah guru matematika SMP di Kabupaten Pringsewu yang terlibat dalam kegiatan pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan reflektif berbasis soal TKA mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap karakteristik soal TKA, kemampuan menyusun soal HOTS, serta kemampuan merefleksikan dan memperbaiki praktik pembelajaran matematika. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi profesional antar guru dalam komunitas belajar. Dengan demikian, pendampingan reflektif berbasis soal TKA efektif sebagai strategi pengembangan kompetensi profesional guru matematika SMP secara berkelanjutan.
Impulsive and Reflective Cognitive Styles of Pre-Service Teachers in Solving Analytic Plane Geometry Problems Ari Suningsih; Hidayatulloh; Yunni Arnidha; Ana Istiani
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 8 No. 2 (2026): EDISI AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v8i2.281

Abstract

Understanding cognitive styles is crucial in mathematics teacher education as future teachers are expected to demonstrate accurate and systematic problem-solving skills. However, previous studies on impulsive and reflective cognitive styles have mainly focused on school students and general mathematics contexts, while research involving pre-service mathematics teachers in analytic plane geometry remains limited. In addition, little attention has been given to how these cognitive styles influence each stage of problem solving, creating an important research gap in mathematics teacher education. Therefore, this study aims to describe the characteristics of impulsive and reflective pre-service mathematics teachers in solving analytic plane geometry problems based on problem-solving stages. The novelty of this study lies in examining cognitive style differences among pre-service teachers specifically in analytic plane geometry and across each stage of problem solving. This study employed a descriptive qualitative approach involving Mathematics Education students selected using the Matching Familiar Figure Test (MFFT). Data were collected through an analytic plane geometry problem-solving test and semi-structured interviews and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that impulsive pre-service teachers tend to respond quickly but with lower accuracy, especially in understanding problems and evaluating results, whereas reflective pre-service teachers demonstrate higher accuracy, careful reasoning, and systematic strategies throughout all problem-solving stages. Theoretically, these findings enrich the literature on cognitive styles in mathematics education by extending their application to pre-service teacher contexts and analytic geometry learning. Practically, the results highlight the importance of differentiated instruction to accommodate diverse cognitive characteristics in mathematics teacher education.