Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan media animasi pada pembelajaran di SDN 3 Nisam, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan dampaknya terhadap proses belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI sebagai informan utama, kepala sekolah, dan siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengintegrasikan media animasi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan penggunaan media, pemilihan materi yang sesuai, penggunaan perangkat teknologi seperti laptop dan proyektor, pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur, interaksi aktif antara guru dan siswa, serta evaluasi pembelajaran. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, antusiasme siswa, dukungan kepala sekolah, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, gangguan listrik dan jaringan internet, keterbatasan kemampuan teknologi guru, keterbatasan waktu pembelajaran, serta perbedaan karakteristik siswa. Penggunaan media animasi memberikan dampak positif terhadap pembelajaran, yaitu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, mempermudah pemahaman materi, meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, media animasi dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar.