Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH LAUT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SD DI WILAYAH PESISIR LOMBOK Yulianto Suteja; Chandrika Larasati; Paryono Paryono; Salahuddin Salahuddin; Nurhavida Nurhavida; Anna Ida Sunaryo Purwiyanto
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10595

Abstract

Sampah laut merupakan permasalahan lingkungan yang mengancam ekosistem pesisir dan membutuhkan penguatan literasi sejak usia sekolah dasar. Rendahnya pemahaman siswa terhadap jenis, sumber, dampak, dan pengelolaan sampah berpotensi memperpanjang rantai masuknya sampah dari daratan ke laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa SD di wilayah pesisir Lombok mengenai pengelolaan sampah laut. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 di SDN 02 Paremas, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 40 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan desain one-group pretest–posttest. Materi disampaikan melalui ceramah edukatif, tanya jawab, serta media gambar dan video. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan tiga aspek, yaitu pengetahuan umum tentang sampah, pengetahuan tentang lingkungan dan laut, serta sikap dan perilaku terhadap sampah. Hasil menunjukkan bahwa nilai pre-test berada pada kisaran 63–66%, sedangkan post-test berada pada kisaran 58–68%. Peningkatan terjadi pada aspek pengetahuan tentang lingkungan dan laut, dari 64% menjadi 68%. Namun, aspek pengetahuan umum tentang sampah menurun dari 63% menjadi 58%, dan sikap serta perilaku terhadap sampah menurun dari 66% menjadi 63%. Penurunan tersebut diduga dipengaruhi oleh gangguan konsentrasi siswa saat evaluasi akibat adanya aktivitas Program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan ini mengimplikasikan pentingnya edukasi lingkungan yang berkelanjutan, interaktif, berbasis praktik, dan dilaksanakan pada waktu evaluasi yang kondusif.
Variasi Kontaminasi Mikroplastik pada Kerang Dara (Anadara granosa) berdasarkan Ukuran Individu di Pasar Induk Jakabaring, Palembang Syakira Nurrachman Fadillah; Beta Susanto Barus; Wike Ayu Eka Putri; Gusti Diansyah; Yulianto Suteja; Anna Ida Sunaryo Purwiyanto
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v12i2.1065

Abstract

Blood cockles (Anadara granosa) are filter-feeding bivalves that may accumulate microplastics and become a pathway of human exposure through seafood consumption. This study analyzed size-based variation in microplastic contamination in blood cockles marketed at Jakabaring Central Market, Palembang, Indonesia. Fifteen individuals were classified into three size groups: small (<3 cm), medium (3–4 cm), and large (>4 cm). Microplastics were extracted using 10% KOH digestion and identified microscopically according to abundance, shape, and color. The results showed a slight increase in abundance from 12.8 particles/individual in small cockles to 13.0 and 14.6 particles/individual in medium and large cockles, but the differences were not significant (p=0.467). Fragments were the dominant shape, while black particles predominated in all size groups. Pearson correlation indicated a weak positive relationship between soft tissue weight and microplastic abundance (r=0.360; p=0.188). These findings indicate that contamination is driven by pollution sources and environmental conditions rather than individual size.