Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh logam timbal (pb) terhadap jaringan hati ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) Ade Elha Triadayani; Riris Aryawaty; Gusti Diansyah
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 1, No 1 (2010): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.625 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v1i1.1078

Abstract

This research was conducted on June-July 2009. The aim of this research is to know condition of liver’s grace Kelly fish (Cromileptes altivelis) caused by lead (Pb). The total of animal which was used in this research are 20 fish which are 5 fish in each condition. This research used a treatment which concentrations are 0 ppm, 0.05 ppm, 0.10 ppm and 0.15 ppm. The picture of liver’s fish tissue was achieved by using histology preparat, using paraffin method and coloring haematoksilin and eosin. The result of this research showed toxic effect of grace kelly fish, there are damage of liver such as fat degeneracy, hidrofik degeneracy, hemoragy, kongesty and hepatitis necrosis. Based on this result, could be gotten the conclusion that lead can influenced structure of liver’s grace Kelly fish which cause damage for the low until high level. . Keywords : Grace Kelly Fish, Histology, Liver, Metal Pb   Penelitian ini dilakukan pada Juni sampai Juli 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi hati ikan kerapu bebek akibat adanya logam timbal (Pb). Jumlah hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 ekor dimana terdapat 5 ekor untuk setiap perlakuan. Terdapat 4 perlakuan dengan konsentrasi 0 ppm (kontrol), 0,05 ppm, 0,1 ppm dan 0,15 ppm. Gambaran jaringan hati ikan diperoleh dengan melakukan pembuatan preparat histologi, menggunakan metode parafin dan pewarnaan haematoksilin dan eosin. Hasil penelitian menunjukkan efek toksik timbal terhadap ikan kerapu bebek, yaitu dengan adanya kerusakan pada sel hati berupa degenerasi melemak, degenerasi hidrofik, hemoragi, kongesti dan nekrosis hepatitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logam timbal (Pb) berpengaruh terhadap struktur jaringan hati ikan kerapu bebek yaitu dapat menyebabkan kerusakan pada tingkat ringan sampai berat.   Kata Kunci : Hati, Histologi, Ikan Kerapu Bebek, Logam Timbal
Hubungan N-Total dan C-Organik Sedimen Dengan Makrozoobentos di Perairan Pulau Payung, Banyuasin, Sumatera Selatan Beta Susanto Barus; Riris Aryawati; Wike Ayu Eka Putri; Ellis Nurjuliasti; Gusti Diansyah; Elyakim Sitorus
Jurnal Kelautan Tropis Vol 22, No 2 (2019): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.922 KB) | DOI: 10.14710/jkt.v22i2.3770

Abstract

The quality of water was seen from the macrozoobenthos community analysis that lives in it. The purpose of this research is to know the relation N-total and C-organic in sediment with macrozoobenthos in Payung Island of Banyuasin Regency. This research uses purposive sampling method. Sampling and macrozoobenthic samples using Ekman grab. The types of macrozoobenthos found to consist of Bivalvia class (Nassarius distortus, Abra Soyae), Gastropoda (Septaria linatea, Epitonium pallasi), Polychaeta (Nereis sp) and Oligochaeta (Lumbriculus sp). The dominant macrozoobenthos composition is Nereis sp. The C-organic content in the waters sediments of Payung Island ranged from 10.52 to 17.92% (moderate to high criteria) and N-total ranged from 0.61 to 1.14% (high and very high criteria), C/N ratio ranged from 10 to 29. This indicates that sediment of Payung Island had undergone balance mineralization process and immobilization. The results of linear regression analysis show that C-organic and N-total have a positive relationship with the abundance of macrozoobenthos Kualitas suatu perairan dapat dilihat dari analisa komunitas makrozoobentos yang hidup di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kandungan N-total dan C-organik sedimen dengan makrozoobentos di Perairan Pulau Payung. Metodologi penelitian meliputi; pengambilan data parameter fisika kimia (suhu, salinitas, pH, dan DO). Pengambilan sampel sedimen dan makrozoobentos menggunakan ekman grab. Hasil dari penelitian ini, Jenis makrozoobentos yang ditemukan terdiri atas kelas Bivalvia (Nassarius distortus, Abra Soyae), Gastropoda (Septaria linatea, Epitonium pallasi), Polychaeta (Nereis sp) dan Oligochaeta (Lumbriculus sp). Komposisi makrozoobentos yang mendominasi yakni Nereis sp. Kandungan C-organik di sedimen perairan Pulau Payung berkisar 10,52-17,92% (kriteria sedang sampai tinggi) untuk N-total berkisar antara 0,61-1,14% (kategori tinggi dan sangat tinggi), sedangkan C/N rasio berkisar antara 10-29. Hal ini menunjukkan sedimen Pulau Payung telah mengalami proses mineralisasi dan imobilisasi seimbang. Hasil analisis regresi linear  menunjukkan C-organik dan N-total memiliki hubungan yang positif  dengan  kelimpahan makrozoobenthos.
Pengenalan dan Pelatihan Fish Finder kepada Masyarakat Nelayan di Desa Sungsang IV Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Beta Susanto Barus; Riris Aryawati; Muhammad Hendri; Andi Agussalim; Gusti Diansyah; Sefti Heza Dwinanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (abdira) Vol 2, No 1 (2022): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i1.82

Abstract

Sungsang IV Village is a village where most of the residents work as fishermen. The waters around this village have great fishery potential. The results of fish catches by fishermen are felt to be less than optimal due to a lack of knowledge about the latest technology in fishing. Fish Finder is one alternative that can be given to solve this problem because this tool can function to detect the presence of fish. Most of the residents of Sungsang IV Village don't know about the Fish Finder tool. This service activity aims to provide introduction and training regarding the use of Fish Finder to detect the presence of fish. The enthusiasm of the community is very visible from the number of training participants that exceeds the targeted number. This training is carried out by presenting material and direct practice of using the tool to make it easier for participants to understand the operating steps. The results of the evaluation of the questionnaire conducted showed that all participants felt very helpful with the training in the use of this Fish Finder tool.
Pelatihan Pembuatan Biskuit Gurih Berkolagen dari Limbah Kerang untuk Meningkatkan Ekonomi Pesisir Rozirwan Rozirwan; Yoga Winarta; Wike Ayu Eka Putri; Muhammad Nur; Gusti Diansyah; Redho Yoga Nugroho
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1012

Abstract

Desa Sungsang IV merupakan wilayah pesisir penghasil kerang darah, namun limbah cangkang kerang belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini bertujuan mentransfer teknologi pengolahan limbah menjadi kolagen, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan crackers kolagen sebagai pangan fungsional, serta memperkuat pengetahuan pemasaran dan kewirausahaan. Pelatihan dilaksanakan pada 18 Oktober 2025 dengan 35 peserta yang didominasi ibu rumah tangga. Hasil evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, terutama pada pemahaman manfaat kolagen, proses produksi, dan peluang pasar. Uji organoleptik menunjukkan produk diterima baik, dengan tingkat kesukaan tinggi pada tekstur, rasa, dan kerenyahan. Peserta juga memilih kemasan 50 g seharga Rp8.000 sebagai opsi paling menarik. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan literasi teknologi pangan dan membuka peluang ekonomi berbasis blue circular economy.
Variasi Kontaminasi Mikroplastik pada Kerang Dara (Anadara granosa) berdasarkan Ukuran Individu di Pasar Induk Jakabaring, Palembang Syakira Nurrachman Fadillah; Beta Susanto Barus; Wike Ayu Eka Putri; Gusti Diansyah; Yulianto Suteja; Anna Ida Sunaryo Purwiyanto
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v12i2.1065

Abstract

Blood cockles (Anadara granosa) are filter-feeding bivalves that may accumulate microplastics and become a pathway of human exposure through seafood consumption. This study analyzed size-based variation in microplastic contamination in blood cockles marketed at Jakabaring Central Market, Palembang, Indonesia. Fifteen individuals were classified into three size groups: small (<3 cm), medium (3–4 cm), and large (>4 cm). Microplastics were extracted using 10% KOH digestion and identified microscopically according to abundance, shape, and color. The results showed a slight increase in abundance from 12.8 particles/individual in small cockles to 13.0 and 14.6 particles/individual in medium and large cockles, but the differences were not significant (p=0.467). Fragments were the dominant shape, while black particles predominated in all size groups. Pearson correlation indicated a weak positive relationship between soft tissue weight and microplastic abundance (r=0.360; p=0.188). These findings indicate that contamination is driven by pollution sources and environmental conditions rather than individual size.
ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) PADA JARINGAN ORGAN IKAN KAKAP DAN IKAN SENANGIN Renita Tri Wahyuni; Rozirwan; Wike Ayu Eka Putri; Gusti Diansyah; Isnaini
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.7542

Abstract

Pencemaran logam berat dapat meningkat karena aktivitas manusia di pesisir dan berisiko menurunkan kualitas pangan hasil perikanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyebarkan dan mengumpulkan logam berat tembaga (Cu) pada jaringan organ dari ikan kakap dan ikan senangin yang diperoleh dari pengepul lokal di wilayah Sungsang IV. Metode destruksi basah digunakan untuk menganalisis organ sampel dan hasilnya diukur menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola akumulasi Cu pada jaringan organ secara urutan yaitu Hati-Insang-Daging. Konsentrasi Cu tertinggi ditemukan pada organ hati ikan kakap mencapai nilai 36.27 mg/kg, menunjukkan bahwa hati adalah tempat utama akumulasi logam hasil proses detoksifikasi. Konsentrasi Cu paling rendah ditemukan pada jaringan daging, berkisar antara 0.14 dan 1.47 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa daging ikan yang dipasarkan masih sangat layak untuk dikonsumsi. Untuk menjaga keamanan pangan masyarakat secara berkelanjutan, kualitas lingkungan perairan perlu dijaga secara berkelanjutan.
Penguatan Literasi Kelautan Melalui Edukasi Oseanografi dan Instrumentasi Kelautan pada Siswa Sekolah Menengah Atas Muhamad Nur; Beta Susanto Barus; Fitri Agustriani; Gusti Diansyah; Anna Ida Sunaryo Purwiyanto; Ellis Nurjuliasti Ningsih; Amanda Astri Pratiwi Febrianti; Risnita Tri Utami
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1886

Abstract

  Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya laut yang besar dan strategis, sehingga memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki pemahaman memadai tentang sistem kelautan. Oseanografi dan instrumentasi kelautan berperan penting dalam memahami dinamika laut, pemantauan kualitas perairan, serta pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan. Namun, pemahaman dan minat generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas (SMA), terhadap bidang tersebut masih tergolong rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, membentuk persepsi positif, serta menumbuhkan minat siswa terhadap oseanografi dan instrumentasi kelautan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 di SMA Nurul Yakin Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Sriwijaya. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui presentasi dan diskusi interaktif, demonstrasi alat kelautan sederhana, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Evaluasi difokuskan pada tiga dimensi, yaitu tingkat pengetahuan, persepsi terhadap urgensi dan daya tarik bidang oseanografi, serta minat siswa dalam kegiatan lanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh dimensi yang diukur. Tingkat pengetahuan siswa pada kategori Sangat Mengetahui meningkat dari 2% menjadi 71%, sementara kategori Tidak Mengetahui menurun dari 87% menjadi 7%. Persepsi siswa terhadap urgensi bidang oseanografi menunjukkan peningkatan kategori Sangat Perlu dari 11% menjadi 73%. Selain itu, minat siswa pada kategori Sangat Tertarik meningkat dari 9% menjadi 69%. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis interaksi dan praktik sederhana efektif dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi siswa terhadap bidang kelautan, serta berpotensi menjadi model pengenalan ilmu dan karier kelautan di tingkat sekolah menengah.