Desi Milasari
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kesehatan Mental untuk Meningkatkan Penerimaan Diri dan Optimisme Masa Depan pada Warga Binaan Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang Nur Lailatul Hikmah; Desi Milasari; Okta Maria Magdalena; Sigit Hariyadi; Ashari Mahfud; Awalya Awalya
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4871

Abstract

Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami gangguan mental. Kebebasan yang terbatas, stigma negatif masyarakat tentang narapidana, rasa penyesalan mendalam akan tindakan yang salah di masa lalu menjadi tekanan tersendiri bagi warga binaan, ditambah akses fasilitas layanan kesehatan mental yang masih minim di Lembaga Pemasyarakatan. Masalah tersebut menjadi urgensi kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIA Semarang. Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk menguatkan kesehatan mental, menumbuhkan penerimaan diri, dan optimisme masa depan warga binaan. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan penguatan kesehatan mental ini yaitu meningkatkan pemahaman warga binaan akan kesejahteraan psikologis, mampu memaafkan dan menerima diri kembali, mampu mengelola emosi secara sehat, dan mampu merencanakan masa depan yang baru mulai dari masa sekarang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukatif-partisipatif yang mengintegrasikan penyuluhan, pelatihan, refleksi diri, dan pendampingan kelompok. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, mampu menerima diri kembali, dan optimis terhadap masa depan. Hal ini terlihat dari kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga binaan selama terlibat dalam kegiatan yakni memperoleh dukungan emosional antar sesama, menyadari potensi diri, dan kesadaran baru bahwa mereka masih memiliki masa depan baru yang bisa disusun mulai dari masa sekarang.