Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi media edukasi literasi berbasis strategi scaffolding multitingkat yang terintegrasi dengan pengenalan budaya lokal Indonesia di Sanggar Belajar Rawang, Selangor, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Research-Based Community Service melalui empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan media, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi, yang melibatkan 30 peserta didik jenjang TK hingga kelas 2 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Media berupa video pembelajaran dikembangkan dalam dua versi scaffolding (penuh dan terbimbing) sesuai kelompok usia, dan diimplementasikan dalam tiga sesi melalui alur bridging, modeling, guided practice, dan independent practice, dengan pelibatan peer tutoring serta parent briefing. Hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata kemampuan literasi peserta dari 56,50 menjadi 77,67 (gain 21,17 poin), dengan seluruh peserta kategori Kurang pada pre-test bergeser ke kategori Cukup, Baik, atau Sangat Baik pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (W = 5,00; p = 0,000). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa strategi scaffolding multitingkat yang dipadukan dengan konten budaya lokal efektif meningkatkan kemampuan literasi dasar anak diaspora sekaligus memperkuat identitas budaya dan keterlibatan keluarga.