This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmasetika
fadilah, asfa maryuni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Planned dan Unplanned Downtime terhadap Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dalam Menentukan Efektivitas Mesin Line Blister pada Industri Farmasi PT. Z Tahun 2025 fadilah, asfa maryuni; Holik, Holis Abdul
Majalah Farmasetika Vol 11, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i4.70522

Abstract

Industri farmasi menghadapi persaingan ketat, sehingga efektivitas mesin menjadi kunci untuk menjaga produktivitas dan kualitas produk. Downtime dapat menurunkan kinerja, yang diukur melalui Overall Equipment Effectiveness (OEE). Penelitian ini menganalisis Planned dan Unplanned Downtime yang mempengaruhi OEE pada mesin LB-1 dan LB-2 di Industri Farmasi PT. Z periode Januari - Desember 2025. Analisis menggunakan grafik Pareto untuk mengidentifikasi penyebab downtime tertinggi, kemudian dievaluasi dengan metode 5 Why Analysis untuk menemukan akar masalah dan rekomendasi continuous improvement. Hasil menunjukkan nilai OEE rata-rata LB-1 sebesar 71,51% dan LB-2 sebesar 70,40%. Planned downtime tertinggi didominasi lunch and breaks, CIL (cleaning, inspection, and lubrication), material change dan change batch, sedangkan unplanned downtime didominasi oleh unplanned stops, breakdown, dan process instability. Upaya continuous improvement difokuskan pada peningkatan kompetensi operator melalui multiskilling dan pergantian shift saat istirahat, optimalisasi autonomous maintenance, Single Minute Exchange of Die (SMED) untuk menekan waktu changeover, standarisasi parameter melalui centerlining, penguatan monitoring dan kontrol proses, inspeksi fungsional rutin, pengetatan spesifikasi material, optimalisasi preventive maintenance dan breakdown maintenance dan optimalisasi Poka Yoke untuk mencegah cacat sejak awal. Pemantauan OEE secara berkala terbukti menjadi strategi efektif dalam menurunkan downtime dan meningkatkan nilai OEE secara berkelanjutan.