Dyah Rahmawati
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN HAFALAN SANTRI DI TPA LAWEYAN Yofin Yola Paramita; Dyah Rahmawati; Rona Fita Adi Baktiar; Aniqah Azzahra; Eni Fatma Dwi Wahyuni; Arum Puteri Rahmaning; Kirana Tias Savira; Inggi Nelasari; Tasya Allisya Sukarno Putri; Qanita Syauqina Listiyanto; Alfrida Zeva Fadilah; Diyah Yulianingrum; Syiqul Izza Al-Khukmi; Syabrina Nurlaksa; Yeti Dahliana
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang berperan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter religius anak sejak usia dini. Pelaksanaan pembelajaran di TPA sering menghadapi keterbatasan tenaga pengajar sehingga diperlukan dukungan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an melalui pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan santri serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pemantauan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tujuh minggu melalui pengelompokan santri berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kemudian diberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok menggunakan metode pembelajaran interaktif, tanya jawab, permainan edukatif, dan praktik membaca Al-Qur'an. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan baik, ditandai oleh tingginya partisipasi santri, meningkatnya keterlibatan dalam kegiatan belajar, serta berkembangnya kemampuan membaca Al-Qur'an, hafalan doa-doa harian dan surat-surat pendek, serta pemahaman dasar keagamaan. Keberhasilan kegiatan didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, guru TPA, pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi santri, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mengajar, berkomunikasi, dan mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.