Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERAN MUHAMMADIYAH DALAM DINAMIKA PERKEMBANGAN ISLAM MODERAT Ahmad Muzaki; Diyah Yulianingrum; Afan Harsono; Yofin Yola Paramita; Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya; Yeti Dahliana
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i2.11038

Abstract

ABSTRACT The development of moderate Islam in Indonesia faces challenges due to increasing polarization in religious understanding, both in the form of radicalism and extreme liberalism. In this context, Muhammadiyah, as one of the largest Islamic organizations in Indonesia, plays an important role in promoting moderate, progressive, and adaptive religious practices. However, studies specifically analyzing Muhammadiyah’s contribution to the dynamics of moderate Islam through various strategic sectors remain limited. Therefore, this study is important to better understand Muhammadiyah’s contribution in strengthening moderate Islam in Indonesia. This study aims to analyze the role of Muhammadiyah in developing moderate Islam. The research employed a qualitative descriptive approach using a library research method. Data sources were obtained from scientific journals, books, and other references relevant to Muhammadiyah’s role in the development of moderate Islam. The analysis was conducted through a descriptive-critical review of selected literature. The findings reveal that Muhammadiyah’s religious moderation is manifested through four main pillars: progressive education integrating Islamic values with science and technology, dialogical and peaceful da’wah emphasizing tolerance, inclusivity, and interfaith dialogue, health and social empowerment as the implementation of Al-Ma’un Theology through services for vulnerable groups, and rational fatwas through collective ijtihad by the Tarjih and Tajdid Council, which respond to contemporary developments. These findings indicate that Muhammadiyah has successfully translated moderate Islamic values into practical actions contributing to social progress, tolerance, and public welfare. Thus, Muhammadiyah holds a strategic role in sustaining moderate Islam in Indonesia. ABSTRAK Perkembangan Islam moderat di Indonesia menghadapi tantangan berupa meningkatnya polarisasi pemahaman keagamaan, baik dalam bentuk radikalisme maupun liberalisme ekstrem. Di tengah kondisi tersebut, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam membangun praktik keberagamaan yang moderat, progresif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Namun, kajian yang secara khusus menganalisis kontribusi Muhammadiyah dalam dinamika perkembangan Islam moderat melalui berbagai bidang strategis masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bentuk kontribusi Muhammadiyah dalam memperkuat moderasi Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Muhammadiyah dalam mengembangkan Islam moderat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah, jurnal, buku, dan referensi lain yang relevan dengan pembahasan peran Muhammadiyah dalam pengembangan Islam moderat. Analisis dilakukan melalui pengkajian literatur secara deskriptif-kritis terhadap berbagai sumber yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama Muhammadiyah diwujudkan melalui empat pilar utama, yaitu: pendidikan berkemajuan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, dakwah dialogis dan damai yang menekankan toleransi, inklusivitas, serta dialog antaragama, pemberdayaan kesehatan dan sosial sebagai implementasi Teologi Al-Ma’un melalui pelayanan kepada kelompok rentan, serta fatwa rasional melalui ijtihad kolektif Majelis Tarjih dan Tajdid yang responsif terhadap perkembangan zaman. Temuan ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah berhasil menerjemahkan nilai Islam moderat ke dalam praktik nyata yang berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat, penguatan toleransi, dan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan Islam moderat di Indonesia.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN HAFALAN SANTRI DI TPA LAWEYAN Yofin Yola Paramita; Dyah Rahmawati; Rona Fita Adi Baktiar; Aniqah Azzahra; Eni Fatma Dwi Wahyuni; Arum Puteri Rahmaning; Kirana Tias Savira; Inggi Nelasari; Tasya Allisya Sukarno Putri; Qanita Syauqina Listiyanto; Alfrida Zeva Fadilah; Diyah Yulianingrum; Syiqul Izza Al-Khukmi; Syabrina Nurlaksa; Yeti Dahliana
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang berperan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter religius anak sejak usia dini. Pelaksanaan pembelajaran di TPA sering menghadapi keterbatasan tenaga pengajar sehingga diperlukan dukungan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an melalui pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan santri serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pemantauan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tujuh minggu melalui pengelompokan santri berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kemudian diberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok menggunakan metode pembelajaran interaktif, tanya jawab, permainan edukatif, dan praktik membaca Al-Qur'an. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan baik, ditandai oleh tingginya partisipasi santri, meningkatnya keterlibatan dalam kegiatan belajar, serta berkembangnya kemampuan membaca Al-Qur'an, hafalan doa-doa harian dan surat-surat pendek, serta pemahaman dasar keagamaan. Keberhasilan kegiatan didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, guru TPA, pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi santri, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mengajar, berkomunikasi, dan mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
The Effectiveness of Skipping Games in Improving Motor Skills of Sixth-Grade Students at SD Negeri 3 Pasekan Arif Mubarok; Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya; Yofin Yola Paramita; Gatot Jariono
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v9i2.28172

Abstract

Eye, foot, and hand coordination is crucial for motor development, which is important in sports and children's daily activities. Children with good motor skills tend to have higher self-confidence and optimal social skills. This study aims to improve the gross motor skills of sixth-grade students at SD Negeri 3 Pasekan through skipping training. This research identifies effective forms of skipping exercises, their effectiveness in improving coordination, and the extent of improvement. Using a quantitative One-Group Pretest-Posttest experimental method with 25 students, the results showed that skipping training effectively improved motor skills significantly. The initial pretest showed that 40% of children had not developed, but after four training sessions, there was a drastic improvement: 12% developed as expected and 80% were very good (total 92%). The Normalized Gain (N-Gain) value of 0.84 indicates a very significant improvement, proving the effectiveness of this method in motor development. Teachers also observed an increase in student enthusiasm and active participation, even taking the initiative to practice skipping during breaks. In addition, skipping had a positive impact on psychological aspects such as student confidence, discipline, and cooperation.