Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Smart Nutrition Kitchen : Model Pemberdayaan Keluarga Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting Etik Sulistyorini; Salsabila Amalia Putri Bumi; Fitria Hayu Palupi; Joice Merry Christy Samuel; Reinata Candra Dewi
PADMA Vol 5 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i2.2183

Abstract

Stunting remains a major nutritional problem affecting the quality of human resources in Indonesia, including in Madegondo Village, Sukoharjo. Although local food resources such as catfish, tempeh, moringa, and cassava are abundant, they have not been optimally utilized for family nutrition. The Smart Nutrition Kitchen program was designed to empower communities through nutrition education, training in local food processing, the establishment of a community nutrition kitchen, and strengthening fathers’ roles in household food security. The implementation methods included counseling, training, hands-on practice, mentoring, and continuous evaluation involving posyandu cadres, mothers, and fathers of under-five children. The results showed a significant improvement in nutrition knowledge among cadres (from 48% to 97%) and mothers (from 31% to 82%) after the intervention. In practice, 70% of mothers successfully applied innovative local food recipes, while 30% adapted them to family preferences. Fathers’ participation also increased, with 70% of families starting home food security practices through hydroponics, polybag gardening, or catfish farming. This program has proven effective in improving knowledge, skills, and family involvement in utilizing local food, while also creating economic opportunities through local food-based products. Therefore, the Smart Nutrition Kitchen has the potential to serve as a sustainable model for stunting prevention based on household food self-reliance.
EDUKASI TENTANG KONSUMSI PEMANIS PADA PRODUK PANGAN DI KALANGAN GEN-Z Joshua Christmas Natanael Luwidharto; Viki Hendi Kurniaditya; Salsabila Amalia Putri Bumi; Windy Rizkaprilisa; Reinata Candra Dewi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9881

Abstract

Konsumsi pemanis atau gula secara berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular pada generasi masa depan khususnya generasi z. Oleh karena itu, diperlukan edukasi pada generasi z mengenai konsumsi produk makanan atau minuman mengandung gula atau pemanis secara bijak. Kegiatan edukasi dilaksanakan di SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo yang dihadiri 30 siswa kelas XII dan 1 orang guru. Edukasi diberikan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Sugeng Hartono. Kegiatan ini terdiri atas dua materi bahasan yaitu: materi I mengenai pendahuluan bahan tambahan pemanis pada produk pangan yaitu pengertian pemanis dan penggunaannya di industri pangan, dan anjuran konsumsi harian pemanis atau gula berdasarkan American Heart Association (AHA). Materi II membahas mengenai produk pangan mengandung pemanis yang ada di sekitar dan tips memilih produk pangan sehat ala generasi z. Pembahasan menunjukkan bahwa tingkat kesadaran kalangan generasi z akan pentingnya konsumsi pemanis atau gula sesuai anjuran tersebut masih sangat rendah. Demikian pula pada produk pangan yang ada di pasaran mengandung gula atau pemanis yang tinggi dan melebihi ambang batas anjuran gula atau pemanis. Oleh karena itu, diperlukan tips memilih produk pangan antara lain memilih produk pangan dengan selalu memperhatikan label kemasan, memilih produk less sugar/ no sugar, dan memilih produk dengan kandungan indeks glikemik rendah dan kaya serat. Edukasi tersebut dapat menjadi langkah awal keberlanjutan kegiatan yang berkaitan dengan pola hidup sehat pada generasi z.