Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Sistem HACCP untuk Meningkatkan Standar Keamanan Pangan di UMKM PS MAS: Studi pada Produk Abon Sapi: INDONESIA Viki Kurniaditya; Windy Rizkaprilisa; Joshua Luwidharto; Salsabila Bumi; Talitha Aristawati
Science Technology and Management Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v5i2.406

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam industri pangan, khususnya pada produk berbasis daging seperti abon sapi yang rentan terhadap kontaminasi biologis, kimia, dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada proses produksi abon sapi di UMKM PS MAS, Surakarta, guna memastikan keamanan pangan dan meningkatkan kualitas produk. Metode penelitian mencakup wawancara, observasi langsung, studi pustaka, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menentukan titik kendali kritis (Critical Control Points/CCPs). Potensi bahaya terjadi pada tahap perebusan, penggilingan, pengeringan, dan pengemasan. Perebusan menjadi CCP untuk eliminasi mikroorganisme patogen Salmonella dan E. coli, sedangkan penggilingan dan pengeringan mengurangi kadar air produk selama penyimpanan. Implementasi HACCP dapat mengurangi kontaminasi, memperpanjang masa simpan, dan menjaga kualitas organoleptik produk. Penelitian ini memberikan panduan bagi UMKM untuk menerapkan HACCP secara sistematis, mendukung peningkatan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional, serta memenuhi standar keamanan pangan sesuai regulasi.
Effects of Caffeine Consumption on Blood Glucose Regulation: A Systematic Review Paulus Damar Bayu Murti; James Ngginak; Windy Rizkaprilisa
Science Technology and Management Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v6i1.507

Abstract

Caffeine, a principal constituent of coffee and other beverages, has been extensively examined for its influence on metabolism, including its effect on glycemic control. This systematic review synthesizes the current evidence on the impact of caffeine on blood glucose levels in both healthy individuals and those with diabetes. The review examines the underlying mechanisms, including the reduction in insulin sensitivity and the stimulation of catecholamine release that result from caffeine consumption, which ultimately lead to a transient increase in blood glucose levels. Furthermore, the review addresses the acute and chronic effects of caffeine, emphasizing the dose-dependent nature of its impact. Although acute caffeine intake has been linked to impaired glucose tolerance and elevated blood glucose levels, habitual coffee consumption has been associated with a reduced risk of Type 2 diabetes. This suggests that other bioactive compounds in coffee may counteract the negative effects of caffeine. Nevertheless, for individuals with Type 1 and Type 2 diabetes, caffeine's potential to exacerbate glycemic control remains a concern. This review highlights the necessity for further research to elucidate the long-term consequences of caffeine consumption on glucose metabolism, particularly in diabetic populations, and to provide guidance for the safe consumption of caffeine.
EDUKASI TENTANG KONSUMSI PEMANIS PADA PRODUK PANGAN DI KALANGAN GEN-Z Joshua Christmas Natanael Luwidharto; Viki Hendi Kurniaditya; Salsabila Amalia Putri Bumi; Windy Rizkaprilisa; Reinata Candra Dewi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9881

Abstract

Konsumsi pemanis atau gula secara berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular pada generasi masa depan khususnya generasi z. Oleh karena itu, diperlukan edukasi pada generasi z mengenai konsumsi produk makanan atau minuman mengandung gula atau pemanis secara bijak. Kegiatan edukasi dilaksanakan di SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo yang dihadiri 30 siswa kelas XII dan 1 orang guru. Edukasi diberikan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Sugeng Hartono. Kegiatan ini terdiri atas dua materi bahasan yaitu: materi I mengenai pendahuluan bahan tambahan pemanis pada produk pangan yaitu pengertian pemanis dan penggunaannya di industri pangan, dan anjuran konsumsi harian pemanis atau gula berdasarkan American Heart Association (AHA). Materi II membahas mengenai produk pangan mengandung pemanis yang ada di sekitar dan tips memilih produk pangan sehat ala generasi z. Pembahasan menunjukkan bahwa tingkat kesadaran kalangan generasi z akan pentingnya konsumsi pemanis atau gula sesuai anjuran tersebut masih sangat rendah. Demikian pula pada produk pangan yang ada di pasaran mengandung gula atau pemanis yang tinggi dan melebihi ambang batas anjuran gula atau pemanis. Oleh karena itu, diperlukan tips memilih produk pangan antara lain memilih produk pangan dengan selalu memperhatikan label kemasan, memilih produk less sugar/ no sugar, dan memilih produk dengan kandungan indeks glikemik rendah dan kaya serat. Edukasi tersebut dapat menjadi langkah awal keberlanjutan kegiatan yang berkaitan dengan pola hidup sehat pada generasi z.