Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Budaya Masyarakat melalui Pelatihan Seni Pertunjukan di Kampoeng Baca Pelangi Rapi Renda; Baiq Larre Ginggit Sekar Wangi; Nahdlatuzainiyah; M. Okta Dwi Sastra F.M. Marijo; I Wayan Kusuma Di Biagi; Taufik Mawardi; Roby Mandalika Waluyan
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi budaya masyarakat melalui pelatihan seni pertunjukan berbasis komunitas di Kampoeng Baca Pelangi. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan masyarakat dalam aktivitas budaya serta terbatasnya ruang pembelajaran kreatif yang mampu mengembangkan pemahaman budaya lokal secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan metode pelatihan seni pertunjukan, workshop kreatif, simulasi pertunjukan, dan pendampingan kelompok. Peserta kegiatan terdiri atas anak-anak, remaja, dan masyarakat umum yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran budaya melalui praktik drama, gerak, musik, dan ekspresi artistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara sederhana, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan seni pertunjukan mampu meningkatkan partisipasi peserta dalam aktivitas budaya, memperkuat pemahaman mengenai budaya lokal, serta mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri peserta. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai sosial seperti kerja sama, solidaritas, komunikasi, dan tanggung jawab dalam lingkungan komunitas. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman langsung membuat peserta lebih mudah memahami nilai budaya melalui aktivitas artistik yang komunikatif dan menyenangkan. Dengan demikian, seni pertunjukan berbasis komunitas dapat menjadi media edukasi budaya yang efektif dalam mendukung penguatan literasi budaya masyarakat secara inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.