Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kemandirian Belajar Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skill Sarinah Rambe; Mardiati; Mardiana
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25108

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran, khususnya dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skill. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal HOTS, salah satunya disebabkan oleh kemandirian belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika dan kemandirian belajar siswa serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian meliputi seluruh SMP Swasta di Kecamatan Binjai Utara. Sampel penelitian terdiri dari 44 siswa, yaitu dari 24 siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Abdi Negara dan 20 siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Setia Budi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data diperoleh melalui soal HOTS untuk mengukur kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan kuesioner untuk mengevaluasi kemandirian belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika termasuk dalam kelompok sedang dan tinggi, dan kemandirian belajar siswa termasuk dalam kelompok cukup hingga baik. Selain itu, ditemukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,691, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa dalam memecahkan soal HOTS.  
ANALISIS DISKRIMINAN UNTUK MENENTUKAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DAERAH SUMATERA UTARA Silvia Harleni; Mardiana; Dira Puspita Sari
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol. 12 No. 2 (2026): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/e7mar316

Abstract

Kemiskinan adalah ketidakmampuan untuk memenuhi standar hidup minimum yang sesuai dengan tingkat kelayakan hidup. Kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Sumatera Utara. Adapun faktor-faktor yang diambil adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), PDRB ADHK perkapita, PDRB ADHB perkapita, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Kepadatan Penduduk. Untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi dan membedakan tingkat kemiskinan daerah Kabupaten/Kota Sumatera Utara digunakan metode analisis diskriminan. Analisis diskriminan adalah salah satu teknik analisis multivariat yang digunakan untuk mengklasifikasikan data ke dalam suatu kelompok berdasarkan variabel terikat dan variabel bebas. Dengan menggunakan analisis diskriminan, terbukti bahwa faktor yang mempengaruhi kemiskinan adalah Indek Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).