Mardiati
STKIP Budidaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain LKPD Berbasis Augmented Reality Untuk Pembelajaran Bangun Ruang Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Sundari Safitri; Lilis Saputri; Mardiati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26647

Abstract

Penelitian mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan sudah banyak dilakukan, tetapi kajian yang secara khusus meneliti penggunaan LKPD berbasis Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Matematika di tingkat MTs/SMP masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD berbasis AR ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, serta efektivitasnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Plomp yang meliputi tiga tahap, yaitu investigasi awal, pembuatan prototipe, dan penilaian. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas VIII MTs Al Munawwarah serta tim validator, dengan objek penelitian berupa LKPD berbasis AR. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Hasil validasi menunjukkan persentase 93% dari ahli desain dan 88,9% dari ahli materi yang termasuk kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD tampak dari hasil respon guru sebesar 89,5% dan respon siswa sebesar 81,2%, keduanya berada pada kategori sangat praktis. Efektivitas LKPD terlihat dari perolehan persentase ketuntasan belajar siswa 70,96% (kategori baik) dan nilai gain sebesar 59,7 (kategori cukup efektif). Dengan demikian, LKPD berbasis AR pada materi bangun ruang sisi datar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kemandirian Belajar Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skill Sarinah Rambe; Mardiati; Mardiana
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25108

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran, khususnya dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skill. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal HOTS, salah satunya disebabkan oleh kemandirian belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika dan kemandirian belajar siswa serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian meliputi seluruh SMP Swasta di Kecamatan Binjai Utara. Sampel penelitian terdiri dari 44 siswa, yaitu dari 24 siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Abdi Negara dan 20 siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Setia Budi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data diperoleh melalui soal HOTS untuk mengukur kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan kuesioner untuk mengevaluasi kemandirian belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika termasuk dalam kelompok sedang dan tinggi, dan kemandirian belajar siswa termasuk dalam kelompok cukup hingga baik. Selain itu, ditemukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,691, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa dalam memecahkan soal HOTS.