Pendidikan harus selalu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi di tengah era digital dan globalisasi. Guru dapat menggunakan sumber daya pendidikan untuk mengajar, tetapi banyak guru yang tidak bertindak lebih lanjut dan tetap menerapkan metode ceramah, sehingga murid cenderung tidak memperhatikan guru saat belajar. Studi ini Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar matematika pada materi perkalian melalui penggunaan media interaktif BEKAL; (2) menganalisis bagaimana implementasi media BEKAL menciptakan pengalaman belajar yang selaras dengan prinsip deep learning dalam Kurikulum Merdeka; serta (3) memberikan gambaran empiris tentang dinamika kelas selama proses penerapan media tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas III SDN 7 Lubai Ulu Sumatera Selatan. Metode ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi adalah komponen siklus I dan II penelitian tindakan kelas (PTK). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas III SDN 7 Lubai Ulu terus meningkat secara konsisten di setiap tahapan pada saat menggunakan media interaktif BEKAL (Belajar Perkalian). Sebelum menggunakan media interaktif BEKAL, nilai rata-rata siswa hanya 35,2 dengan persentase ketuntasan 8%. Setelah diterapkan media interaktif BEKAL pada Siklus I, nilai rata-rata naik menjadi 71,3 dengan ketuntasan 76%. Kemudian pada Siklus II, nilai rata-rata kembali meningkat menjadi 82,2 dengan ketuntasan 100%, melampaui target ketuntasan klasikal 85%.