Penelitian ini mengkaji penerapan penguatan positif sebagai strategi dalam mengurangi perilaku agresif pada anak usia dini. Perilaku agresif, seperti memukul, mendorong, berteriak, dan membantah, masih sering ditemukan pada anak yang belum mampu mengelola emosi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk penguatan positif yang umum diterapkan dalam pendidikan anak usia dini, menganalisis pengaruhnya terhadap penurunan perilaku agresif, serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung efektivitas penerapannya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik penguatan positif dan perilaku agresif pada anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberian pujian, token reward sederhana, penggunaan media visual, serta pemberian kesempatan bermain merupakan bentuk penguatan positif yang efektif dan mudah diimplementasikan dalam lingkungan pembelajaran. Penerapan penguatan positif terbukti mampu meningkatkan kemampuan pengendalian diri anak, kepatuhan terhadap aturan, serta respon perilaku yang lebih adaptif. Efektivitas strategi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain konsistensi guru dalam pemberian penguatan, keterlibatan orang tua, kejelasan aturan kelas, dan terciptanya lingkungan belajar yang suportif. Dengan demikian, penguatan positif dapat menjadi pendekatan yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan anak dalam mengurangi perilaku agresif serta mendukung perkembangan sosioemosional anak usia dini.