Risky Diya Amalia Rais
Universitas Muhammadiyah Luwuk

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Penguatan Positif dalam Menurunkan Perilaku Agresif Anak Usia Dini: Tinjauan Literatur Sistematis Muliati R Umar; Risky Diya Amalia Rais; Sahrul Salingkat; Sri Melani Ajamir
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4z5t1376

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan penguatan positif sebagai strategi dalam mengurangi perilaku agresif pada anak usia dini. Perilaku agresif, seperti memukul, mendorong, berteriak, dan membantah, masih sering ditemukan pada anak yang belum mampu mengelola emosi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk penguatan positif yang umum diterapkan dalam pendidikan anak usia dini, menganalisis pengaruhnya terhadap penurunan perilaku agresif, serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung efektivitas penerapannya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik penguatan positif dan perilaku agresif pada anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemberian pujian, token reward sederhana, penggunaan media visual, serta pemberian kesempatan bermain merupakan bentuk penguatan positif yang efektif dan mudah diimplementasikan dalam lingkungan pembelajaran. Penerapan penguatan positif terbukti mampu meningkatkan kemampuan pengendalian diri anak, kepatuhan terhadap aturan, serta respon perilaku yang lebih adaptif. Efektivitas strategi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain konsistensi guru dalam pemberian penguatan, keterlibatan orang tua, kejelasan aturan kelas, dan terciptanya lingkungan belajar yang suportif. Dengan demikian, penguatan positif dapat menjadi pendekatan yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan anak dalam mengurangi perilaku agresif serta mendukung perkembangan sosioemosional anak usia dini.
Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Fitriati Tean; Risky Diya Amalia Rais; Nurhama A. Tadeko
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fg9ynt28

Abstract

Keterbatasan sarana pembelajaran di lembaga PAUD, khususnya APE menjadi kendala dalam mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui pelatihan pembuatan dan pemanfaatan APE dari barang bekas bersama guru dan orang tua di PAUD KB Mutiara Hati Mondono. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan penggunaan APE dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan orang tua antusias dalam menciptakan APE seperti puzzle botol plastik, maze tutup botol, threading kancing, dan finger painting alami. Anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, dan kreativitas. Program ini terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan berkelanjutan.
Edukasi Pola Asuh Positif bagi Orang Tua dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Desa Lenyek Risky Diya Amalia Rais; Suma K. Saleh
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3fsmc005

Abstract

Pola asuh orang tua memegang peran krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara holistik, mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Namun, di Desa Lenyek masih ditemukan praktik pengasuhan yang kurang optimal, seperti komunikasi kurang efektif atau pendekatan yang kurang responsif terhadap kebutuhan anak, yang sering kali dipengaruhi oleh kesibukan sehari-hari dan minimnya pemahaman pola asuh positif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pola asuh positif kepada 15 orang tua dan 5 guru TK Al-Hidayah di Desa Lenyek sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan pengasuhan yang responsif serta penuh kasih sayang. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 7 Januari 2026 di Balai Desa Lenyek dengan pendekatan partisipatif yang meliputi koordinasi, persiapan materi dan media (slide, video edukasi, lembar studi kasus), sosialisasi konsep pola asuh positif, pemutaran video perbandingan praktik positif dan kurang positif, diskusi studi kasus dalam kelompok kecil, simulasi praktik komunikasi efektif serta disiplin positif, dan penyusunan komitmen tertulis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang cukup nyata terhadap prinsip pola asuh positif, ditandai dengan munculnya kesadaran akan dampak pengasuhan terhadap perilaku dan perkembangan anak, serta komitmen konkret yang disusun hampir seluruh peserta, seperti meluangkan waktu bermain berkualitas setiap hari, menggunakan kata-kata positif saat mendisiplinkan, dan menjaga komunikasi terbuka dengan anak. Selain itu, terbentuk kesepakatan awal antara orang tua dan guru untuk menerapkan pendekatan seragam di rumah dan sekolah, sehingga memperkuat sinergi keluarga-sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di Desa Lenyek.