Mellandri Annas Ramadhan
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Influencer Credibility, Fear Of Missing Out (Fomo), Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pure Matcha Beorganik Pada Pengguna Tiktokshop Konsumen Generasi Z Di Surabaya Mellandri Annas Ramadhan; Ute Chairuz M. Nasution; Diana Juni Mulyati
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.8207

Abstract

Pertumbuhan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat Indonesia turut mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap produk organik, salah satunya produk Pure Matcha BeOrganik yang dipasarkan melalui platform TikTokShop. Persaingan pasar yang semakin padat membuat pelaku usaha tidak hanya mengandalkan kualitas produk, namun juga strategi pemasaran digital yang melibatkan kredibilitas pemberi pengaruh (influencer) serta pemanfaatan kecemasan akan tertinggal tren atau Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Influencer Credibility, FOMO, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian produk Pure Matcha BeOrganik pada konsumen generasi Z pengguna TikTokShop di Kota Surabaya, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel yaitu Influencer Credibility, FOMO, dan Kualitas Produk masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan kontribusi sebesar 58,5 persen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini, seperti harga, citra merek, dan promosi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa kombinasi antara kepercayaan terhadap sumber promosi, dorongan psikologis akibat tren viral, serta jaminan mutu produk merupakan kunci utama dalam mendorong keputusan pembelian konsumen muda di platform e-commerce berbasis media sosial.