Arif Mustofa
Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis korelasi antara faktor determinan dengan kejadian demam berdarah dengue Arif Mustofa; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/g0mfg121

Abstract

Latar Belakang: Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Cirebon melonjak tajam dari 231 kasus (2023) menjadi 597 kasus (2024), dengan insiden tertinggi di Wilayah III dan didominasi usia anak/produktif. Meskipun urgensinya tinggi, analisis faktor determinan spesifik lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara faktor determinan dengan kejadian DBD di Kota Cirebon tahun 2024Metode: Metode penelitian ini deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Subjek penelitian ini adalah masyarakat, sampel yang digunakan yaitu 597 responden.Hasil: Berdasarkan hasil uji Chi Square diperoleh adanya hubungan antara usia (p-value 0,000), jenis kelamin (p-value 0,040), pekerjaan (p-value 0,043), kepadatan penduduk (p-value 0,000), curah hujan (p-value 0,000) dukungan pemerintah (p-value 0,035) dan tidak ada hubungan antara angka bebas jentik (p-value 0,098) dengan kejadian demam berdarah dengue pada masyarakat di Kota Cirebon 2024. Variabel usia merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue pada masyarakat (OR=7,409). Maka dari itu, disarankan untuk mengoptimalkan surveilans dan pencatatan kasus demam berdarah dengue dan koordinasi lintas sektor.Kesimpulan: Disarankan untuk mengoptimalkan surveilans dan pencatatan kasus demam berdarah dengue dan koordinasi lintas sektor