Evan Kurniawan
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Tokoh Mayor Bacok dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye: Kajian Pragmatik: An Analysis of Speech Acts of the Character Mayor Bacok in Tere Liye’s Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar: A Pragmatic Study Frida Dini Chaerunnisa; Marini Putri; Evan Kurniawan; Tatu Siti Rohbiah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tindak tutur Mayor Bacok, fungsi pragmatik tuturan, serta efek perlokusi yang ditimbulkan terhadap lawan tutur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa 30 tuturan yang dipilih melalui teknik baca dan catat, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kerangka lokusi, ilokusi, dan perlokusi Austin serta klasifikasi ilokusi Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif menjadi jenis paling dominan dengan 14 data (46,67%), disusul tindak tutur asertif 13 data (43,33%) dan ekspresif 3 data (10,00%). Direktif muncul terutama dalam konteks pemaksaan dan perintah, asertif muncul dalam konteks pembelaan diri dan pembangunan legitimasi, sedangkan ekspresif berfungsi sebagai tekanan emosional melalui hinaan, kemarahan, dan sindiran. Penelitian menyimpulkan bahwa tindak tutur Mayor Bacok membentuk pola naratif dari direktif represif pada adegan konflik menuju asertif defensif pada adegan formal persidangan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian pragmatik wacana sastra Indonesia dengan memperlihatkan bahwa tindak tutur dapat mengungkap hubungan antara bahasa, kekuasaan, pembentukan karakter, dan pergerakan alur cerita.