Trisnani Alif
Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Konsorsium Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens dalam menekan penyakit antraknosa oleh Colletotrichum truncatum pada tanaman Kedelai (Glycine max) Ahmad Agym Krida Purnama; Trisnani Alif; Iqbal Erdiansyah; Mahindra Dewi Nur Aisyah; Tirto Wahyu Widodo
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 2 (2026): Januari-Juli 2026
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Colletotrichum truncatum merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman kedelai yang dapat menurunkan kualitas dan hasil produksi. Pengendalian penyakit umumnya dilakukan menggunakan fungisida kimia, namun penggunaan secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan yaitu pemanfaatan agensia hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sinergi Pseudomonas fluorescens dan Bacillus subtilis dalam menghambat pertumbuhan C. truncatum secara in vitro dan efektivitasnya dalam menekan perkembangan penyakit antraknosa pada tanaman kedelai di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsorsium P. fluorescens dan B. subtilis menunjukkan aktivitas penghambatan pertumbuhan C. truncatum in vitro. Perlakuan konsorsium bakteri P. fluorescens dan B. subtilis  konsentrasi 10⁸ cfu/mL pada 72 jam menghasilkan penghambatan sebesar 44,9%. Namun demikian, pada kondisi lapangan, perlakuan konsorsium bakteri belum mampu menekan insidensi dan intensitas penyakit antraknosa secara optimal dibandingkan dengan fungisida sintetik.