Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Mesin Generator Set Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Six Big Losses Juliansyah; Aryanto; Ihsan Tiaradia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas operasional genset Caterpillar 3516B di PT XYZ sebagai sumber listrik cadangan kritis untuk sistem cold chain farmasi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Penelitian dilakukan menggunakan data historis 12 bulan dari data operasional dari logbook harian, laporan perawatan, dan sistem monitoring genset. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai OEE rata-rata adalah 65,80%, terdiri dari Availability Rate 99,42%, Performance Rate 66,96%, dan Quality Rate 98,82%. Meskipun Availability Rate telah melampaui standar JIPM sebesar 90%, nilai OEE masih berada di bawah standar kelas dunia minimal 85%, dengan Performance Rate menjadi faktor pembatas utama. Analisis Six Big Losses mengidentifikasi tiga kategori kerugian terbesar yang berkontribusi 77,32% dari total losses, yaitu idling and minor stoppages (31,18%), equipment failure (28,21%), dan reduced speed (17,93%). Melalui analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone dengan 6M framework (Man, Machine, Method, Material, Environment, Measurement), penelitian mengidentifikasi faktor-faktor multidimensional yang mempengaruhi rendahnya OEE. Hasil penelitian memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data yang mencakup upgrade sistem monitoring, implementasi predictive maintenance, optimasi prosedur operasi, peningkatan kompetensi SDM, dan perbaikan kondisi lingkungan operasi genset untuk meningkatkan efektivitas menuju standar kelas dunia.
Analisis Strategis Pemasaran Media Sosial dalam Ekosistem Pengambilan Keputusan Konsumen Generasi Z Juliansyah; Yani Iriani
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1525

Abstract

Pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen Generasi Z di Indonesia melalui pendekatan analisis SWOT. Tingkat penetrasi internet mencapai 74,6% dan 143 juta pengguna media sosial aktif pada awal 2025, Indonesia menjadi laboratorium hidup bagi evolusi perilaku konsumen digital. Generasi Z, yang mencakup 27,94% dari total populasi Indonesia, merupakan digital natives sejati yang menjadikan media sosial sebagai ekosistem holistik untuk pembentukan identitas, pencarian komunitas, dan pengambilan keputusan komersial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menganalisis data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan perusahaan, dan artikel analisis pakar. Kerangka analisis SWOT diterapkan untuk memetakan faktor internal (kekuatan dan kelemahan media sosial sebagai alat pemasaran) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman dari dinamika audiens Generasi Z). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian Generasi Z bersifat signifikan, langsung, dan multifaset, meruntuhkan model pengambilan keputusan linier tradisional menjadi proses yang simultan dan terkompresi dalam satu ekosistem platform. Kekuatan utama terletak pada jangkauan masif, konten interaktif, efektivitas influencer, dan kemampuan membangun komunitas. Namun, kelemahan muncul dari kejenuhan iklan, ketergantungan pada algoritma, dan kesulitan menjaga autentisitas. Peluang terbesar adalah ledakan social commerce, konten imersif, dan pemasaran berbasis nilai sosial, sementara ancaman utama berasal dari regulasi privasi data dan paradoks privasi Generasi Z. Studi kasus Fore Coffee, Scarlett, dan Wardah mendemonstrasikan penerapan strategi SO (Strength-Opportunity) yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan pemasar untuk mengadopsi pendekatan community-centric yang otentik, memanfaatkan live streaming dan social commerce, serta mengomunikasikan nilai-nilai brand secara transparan untuk membangun kepercayaan jangka panjang dengan konsumen Generasi Z.