Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesadaran Kritis Masyarakat dalam Mengenali dan Menyikapi Informasi Hoax di Ruang Digital Arif Nur Alfiyan; Andi Khaedhir Kamri; Boi Herman; Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan; Budi Wijaya Rauf; Wira Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4593

Abstract

Perkembangan media digital memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh dan membagikan informasi, tetapi pada saat yang sama meningkatkan risiko penerimaan serta penyebaran informasi hoax. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran kritis masyarakat dalam mengenali ciri informasi yang meragukan dan menentukan sikap yang bertanggung jawab sebelum meneruskannya kepada orang lain. Metode yang digunakan berupa edukasi tatap muka melalui ceramah interaktif, penyampaian contoh kasus, diskusi, tanya jawab, dan refleksi secara lisan. Materi mencakup pengertian hoax, karakteristik pesan yang patut dicurigai, pemeriksaan sumber, konteks dan waktu publikasi, perbandingan informasi, serta etika menyikapi pesan yang belum terverifikasi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif berdasarkan keterlibatan peserta, pertanyaan yang diajukan, dan tanggapan pada sesi refleksi. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif dapat membantu peserta memahami pentingnya menahan diri, memeriksa sumber, dan tidak segera membagikan pesan yang kebenarannya belum dipastikan. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan bermedia digital yang lebih kritis, hati-hati, dan bertanggung jawab.
Peningkatan Kesadaran Hukum Terhadap Modus Love Scam Melalui Pendekatan Regulasi ITE Andi Khaedhir Kamri; Arif Nur Alfiyan; Boi Herman; Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan; Budi Wijaya Rauf; Wira Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1414

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan berbagai kemudahan dalam interaksi sosial, namun di sisi lain juga membuka peluang munculnya kejahatan siber, salah satunya adalah love scam. Modus kejahatan ini memanfaatkan hubungan emosional korban melalui media sosial dan aplikasi komunikasi daring untuk memperoleh keuntungan ekonomi secara melawan hukum. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai karakteristik, risiko, dan aspek hukum dari love scam menyebabkan tingginya potensi masyarakat menjadi korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait modus love scam melalui pendekatan edukasi berbasis Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, sosialisasi interaktif, diskusi kasus, serta penyebaran media edukasi kepada peserta. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan siswa-siswi SMA sebagai sasaran utama untuk memperoleh pemahaman mengenai bentuk-bentuk love scam, mekanisme pencegahan, serta upaya hukum yang dapat ditempuh apabila menjadi korban. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai ciri-ciri love scam, pentingnya verifikasi identitas dalam komunikasi daring, serta pemahaman terhadap ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana penipuan berbasis elektronik.