Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pencahayaan Interior Dengan Respons Emosional Pasien Kebidanan Dan Kandungan: Tinjauan Systematic Literature Review Sabila Khairil Asri; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Firman Hawari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1719

Abstract

Pencahayaan merupakan elemen interior yang berperan dalam membentuk pengalaman emosional pasien di fasilitas kesehatan. Pada layanan kebidanan dan kandungan, kondisi emosional pasien cenderung lebih sensitif karena berkaitan dengan pemeriksaan tubuh yang bersifat privat, ketidakpastian medis, serta kebutuhan akan rasa aman dan nyaman. Meskipun kajian mengenai pencahayaan interior di fasilitas kesehatan telah berkembang, sintesis literatur yang secara khusus menelaah keterkaitannya dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elemen pencahayaan interior yang dilaporkan dalam literatur berhubungan dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan, serta mengidentifikasi jenis respons emosional yang muncul dalam konteks tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa Systematic Literature Review (SLR). Literatur dikumpulkan dari artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dan diakses melalui basis data ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, dengan fokus pada pencahayaan interior, respons emosional, dan konteks layanan kebidanan dan kandungan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemetaan mengenai hubungan antara pencahayaan interior dan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan sebagaimana dilaporkan dalam literatur ilmiah. Selain itu, artikel ini diharapkan menjadi landasan teoretis bagi penelitian selanjutnya terkait lingkungan interior fasilitas kesehatan yang sensitif terhadap kebutuhan emosional pasien kebidanan dan kandungan.