Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Relationship Between VARK Learning Styles and Students’ Perceptions of the Classroom Learning Environment Alifia Dewi Hariyani; Susy Budi Astuti; Prasetyo Wahyudie; Anggri Indraprasti
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10, No 2 (2025): Volume 10 Number 2, 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i2.8887

Abstract

This study examined elementary school students’ learning style preferences based on the VARK (Visual, Aural, Reading/Writing, and Kinesthetic) model and aimed to explore how these preferences relate to students' perceptions of the classroom learning environment. A quantitative approach was used, involving 120 sixth-grade students at an elementary school in Pontianak. Data were collected through the VARK questionnaire and the classroom environment perception questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics and One-Way ANOVA to identify the distribution of learning styles and examine differences in students' perceptions of the classroom environment. The findings indicated that unimodal learning styles were more dominant, with kinesthetic as the most common preference among students. The analysis revealed no significant differences in students’ perceptions of the classroom environment across the various learning style groups. These findings suggest that although students have different learning preferences, they tend to perceive the classroom environment in similar ways. Therefore, understanding students’ learning styles can support the development of more responsive and inclusive learning environments in elementary schools.
Hubungan Pencahayaan Interior Dengan Respons Emosional Pasien Kebidanan Dan Kandungan: Tinjauan Systematic Literature Review Sabila Khairil Asri; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Firman Hawari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1719

Abstract

Pencahayaan merupakan elemen interior yang berperan dalam membentuk pengalaman emosional pasien di fasilitas kesehatan. Pada layanan kebidanan dan kandungan, kondisi emosional pasien cenderung lebih sensitif karena berkaitan dengan pemeriksaan tubuh yang bersifat privat, ketidakpastian medis, serta kebutuhan akan rasa aman dan nyaman. Meskipun kajian mengenai pencahayaan interior di fasilitas kesehatan telah berkembang, sintesis literatur yang secara khusus menelaah keterkaitannya dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elemen pencahayaan interior yang dilaporkan dalam literatur berhubungan dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan, serta mengidentifikasi jenis respons emosional yang muncul dalam konteks tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa Systematic Literature Review (SLR). Literatur dikumpulkan dari artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dan diakses melalui basis data ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, dengan fokus pada pencahayaan interior, respons emosional, dan konteks layanan kebidanan dan kandungan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemetaan mengenai hubungan antara pencahayaan interior dan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan sebagaimana dilaporkan dalam literatur ilmiah. Selain itu, artikel ini diharapkan menjadi landasan teoretis bagi penelitian selanjutnya terkait lingkungan interior fasilitas kesehatan yang sensitif terhadap kebutuhan emosional pasien kebidanan dan kandungan.
Peran Emotional Design dalam Membentuk Daya Tarik dan Keputusan Berkunjung ke Kafe: Kajian Literatur Integratif Attira Dwisthi Untoro; Susy Budi Astuti; Firman Hawari; Anggri Indraprasti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11149

Abstract

Perkembangan kafe di perkotaan menunjukkan pergeseran fungsi kafe dari sekadar tempat konsumsi menjadi ruang sosial, ruang kerja informal, dan bagian dari gaya hidup konsumen muda. Dalam konteks tersebut, desain interior tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai stimulus yang dapat membentuk pengalaman emosional pengunjung. Artikel ini bertujuan mengintegrasikan literatur mengenai emotional design, desain interior kafe, dan perilaku konsumen untuk menjelaskan bagaimana aspek visceral, behavioral, dan reflective berperan dalam membentuk daya tarik serta keputusan berkunjung ke kafe. Metode yang digunakan adalah integrative literature review dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang relevan untuk mengidentifikasi pola hubungan antara desain emosional dan keputusan konsumen. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga respons emosional saling berkaitan dalam membentuk persepsi daya tarik, preferensi, dan keputusan berkunjung. Artikel ini menghasilkan model konseptual yang menempatkan emotional design sebagai pendekatan integratif untuk memahami hubungan antara desain interior kafe dan perilaku konsumen muda.
AN ANALYSIS OF BUSINESS DEVELOPMENT IN PLASTIC WASTE RECYCLING INTO ECO-FRIENDLY FURNITURE: A CASE STUDY OF KAMPUNG BERSERI ASTRA KEPUTIH Susy Budi Astuti; Prasetyo Wahyudie; Agrie Pratama Harwinanto; Chaterine Eunice Michelle Naomi Koraag
Management and Sustainable Development Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Management and Sustainable Development Journal (On Progress)
Publisher : Department of Management - Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/msdj.v8i1.1062

Abstract

This study analyzed the potential and strategy for developing plastic waste recycling into eco-friendly furniture at Kampung Berseri Astra Keputih, Surabaya. Using a qualitative descriptive method, the research involved literature review, field observation, and design exploration. SWOT analysis was applied to identify internal and external factors influencing community-based business feasibility. The results showed that the area had strong potential supported by material availability, environmental awareness, and CSR programs. The study produced Eco-Block Furniture, a modular and multifunctional recycled plastic product applying knockdown and self-locking systems for practical and aesthetic purposes. Despite these advantages, challenges such as limited technical skills and public perception of recycled products remain. Continuous support and design validation are necessary to sustain implementation. In conclusion, recycling plastic waste into furniture contributes to environmental improvement and generates sustainable economic opportunities for the local community.