Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Pencahayaan Interior Dengan Respons Emosional Pasien Kebidanan Dan Kandungan: Tinjauan Systematic Literature Review Sabila Khairil Asri; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Firman Hawari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1719

Abstract

Pencahayaan merupakan elemen interior yang berperan dalam membentuk pengalaman emosional pasien di fasilitas kesehatan. Pada layanan kebidanan dan kandungan, kondisi emosional pasien cenderung lebih sensitif karena berkaitan dengan pemeriksaan tubuh yang bersifat privat, ketidakpastian medis, serta kebutuhan akan rasa aman dan nyaman. Meskipun kajian mengenai pencahayaan interior di fasilitas kesehatan telah berkembang, sintesis literatur yang secara khusus menelaah keterkaitannya dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elemen pencahayaan interior yang dilaporkan dalam literatur berhubungan dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan, serta mengidentifikasi jenis respons emosional yang muncul dalam konteks tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa Systematic Literature Review (SLR). Literatur dikumpulkan dari artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dan diakses melalui basis data ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, dengan fokus pada pencahayaan interior, respons emosional, dan konteks layanan kebidanan dan kandungan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemetaan mengenai hubungan antara pencahayaan interior dan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan sebagaimana dilaporkan dalam literatur ilmiah. Selain itu, artikel ini diharapkan menjadi landasan teoretis bagi penelitian selanjutnya terkait lingkungan interior fasilitas kesehatan yang sensitif terhadap kebutuhan emosional pasien kebidanan dan kandungan.
Peran Emotional Design dalam Membentuk Daya Tarik dan Keputusan Berkunjung ke Kafe: Kajian Literatur Integratif Attira Dwisthi Untoro; Susy Budi Astuti; Firman Hawari; Anggri Indraprasti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11149

Abstract

Perkembangan kafe di perkotaan menunjukkan pergeseran fungsi kafe dari sekadar tempat konsumsi menjadi ruang sosial, ruang kerja informal, dan bagian dari gaya hidup konsumen muda. Dalam konteks tersebut, desain interior tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai stimulus yang dapat membentuk pengalaman emosional pengunjung. Artikel ini bertujuan mengintegrasikan literatur mengenai emotional design, desain interior kafe, dan perilaku konsumen untuk menjelaskan bagaimana aspek visceral, behavioral, dan reflective berperan dalam membentuk daya tarik serta keputusan berkunjung ke kafe. Metode yang digunakan adalah integrative literature review dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang relevan untuk mengidentifikasi pola hubungan antara desain emosional dan keputusan konsumen. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga respons emosional saling berkaitan dalam membentuk persepsi daya tarik, preferensi, dan keputusan berkunjung. Artikel ini menghasilkan model konseptual yang menempatkan emotional design sebagai pendekatan integratif untuk memahami hubungan antara desain interior kafe dan perilaku konsumen muda.
AN ANALYSIS OF BUSINESS DEVELOPMENT IN PLASTIC WASTE RECYCLING INTO ECO-FRIENDLY FURNITURE: A CASE STUDY OF KAMPUNG BERSERI ASTRA KEPUTIH Susy Budi Astuti; Prasetyo Wahyudie; Agrie Pratama Harwinanto; Chaterine Eunice Michelle Naomi Koraag
Management and Sustainable Development Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Management and Sustainable Development Journal
Publisher : Department of Management - Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/msdj.v8i1.1062

Abstract

This study analyzed the potential and strategy for developing plastic waste recycling into eco-friendly furniture at Kampung Berseri Astra Keputih, Surabaya. Using a qualitative descriptive method, the research involved literature review, field observation, and design exploration. SWOT analysis was applied to identify internal and external factors influencing community-based business feasibility. The results showed that the area had strong potential supported by material availability, environmental awareness, and CSR programs. The study produced Eco-Block Furniture, a modular and multifunctional recycled plastic product applying knockdown and self-locking systems for practical and aesthetic purposes. Despite these advantages, challenges such as limited technical skills and public perception of recycled products remain. Continuous support and design validation are necessary to sustain implementation. In conclusion, recycling plastic waste into furniture contributes to environmental improvement and generates sustainable economic opportunities for the local community.
Peran social furniture arrangement dalam mendukung interaksi sosial pada fasilitas kesehatan: Tinjauan literatur Annisa Kamila; Mahendra Wardhana; Susy Budi Astuti
Jurnal Desain Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i3.1674

Abstract

Lingkungan fasilitas kesehatan membentuk lebih dari sekadar latar bagi aktivitas medis, ruang di dalamnya juga memengaruhi cara pasien, keluarga dan tenaga kesehatan saling berinteraksi. Sejumlah kajian menunjukkan bahwa pengalaman sosial yang positif berkontribusi terhadap kenyamanan psikologis dan proses pemulihan pasien. Namun, dalam pembahasan desain terapeutik, peran pengaturan furnitur sering kali hadir sebagai aspek teknis, bukan sebagai elemen utama yang membentuk hubungan sosial di dalam ruang perawatan. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk menelaah peran social furniture arrangement dalam mendukung interaksi sosial di fasilitas kesehatan. Kajian ini dilakukan melalui metode narrative literature review. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan tata letak furnitur, keterbukaan visual, serta skala dan fleksibilitas ruang memiliki keterkaitan dengan terbentuknya interaksi sosial yang lebih suportif. Temuan menunjukkan bahwa social furniture arrangement berperan melalui mekanisme spasial seperti fleksibilitas tata duduk, keterbukaan visual, pengelompokan furnitur berskala kecil dan kejelasan sirkulasi, yang secara bersama-sama memfasilitasi pilihan interaksi sosial, rasa kendali, serta kenyamanan psikologis pengguna dalam pengalaman terapeutik.