Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Klinik Mata Sebagai Healing Environment: Tinjauan Literatur Integratif Kenyamanan Emosional Pasien Pasca Lasik Kumara Rafi Isandhia; Prasetyo Wahyudie; Mahendra Wardhana; Firman Hawari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11075

Abstract

Artikel ini bertujuan menyusun kerangka konseptual untuk menjelaskan bagaimana desain interior klinik mata memengaruhi kenyamanan emosional pasien pasca LASIK. Kajian ini berangkat dari keterbatasan penelitian Healing Environment yang umumnya berfokus pada indikator fisik atau hasil klinis tanpa menjelaskan proses emosional yang mendasari pengalaman pasien, khususnya pada konteks klinik mata dengan sensitivitas visual tinggi. Pendekatan integrative literature review digunakan melalui sintesis konseptual literatur desain interior fasilitas kesehatan dan psikologi lingkungan. Kerangka Environment–Occupant–Health diintegrasikan dengan pemahaman Therapeutic Environment dan dimensi pleasure–arousal–dominance untuk membangun model mediasi emosional. Intergrasi konseptual yang dihasilkan menunjukkan pengaruh elemen interior terhadap kenyamanan emosional pasien dijembatani oleh respons emosional yang terbentuk melalui konfigurasi dimensi emosi pleasure, arousal, dan dominance. Melalui proses integrasi teori ke dalam Environment–Occupant–Health, artikel ini merumuskan alur konseptual yang menempatkan desain interior sebagai stimulus terstruktur, therapeutic environment sebagai lensa konseptual yang memperjelas mekanisme kerja stimulus lingkungan, dan dimensi pleasure–arousal–dominance sebagai penguku respons afektif yang menentukan kenyamanan emosional pasien. Enam proposisi teoretis dirumuskan sebagai panduan penelitian empiris lanjutan, khususnya pada konteks klinik mata dengan karakteristik sensitivitas visual dan emosional yang khas.
Hubungan Pencahayaan Interior Dengan Respons Emosional Pasien Kebidanan Dan Kandungan: Tinjauan Systematic Literature Review Sabila Khairil Asri; Prasetyo Wahyudie; Susy Budi Astuti; Firman Hawari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1719

Abstract

Pencahayaan merupakan elemen interior yang berperan dalam membentuk pengalaman emosional pasien di fasilitas kesehatan. Pada layanan kebidanan dan kandungan, kondisi emosional pasien cenderung lebih sensitif karena berkaitan dengan pemeriksaan tubuh yang bersifat privat, ketidakpastian medis, serta kebutuhan akan rasa aman dan nyaman. Meskipun kajian mengenai pencahayaan interior di fasilitas kesehatan telah berkembang, sintesis literatur yang secara khusus menelaah keterkaitannya dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elemen pencahayaan interior yang dilaporkan dalam literatur berhubungan dengan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan, serta mengidentifikasi jenis respons emosional yang muncul dalam konteks tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa Systematic Literature Review (SLR). Literatur dikumpulkan dari artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dan diakses melalui basis data ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, dengan fokus pada pencahayaan interior, respons emosional, dan konteks layanan kebidanan dan kandungan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemetaan mengenai hubungan antara pencahayaan interior dan respons emosional pasien kebidanan dan kandungan sebagaimana dilaporkan dalam literatur ilmiah. Selain itu, artikel ini diharapkan menjadi landasan teoretis bagi penelitian selanjutnya terkait lingkungan interior fasilitas kesehatan yang sensitif terhadap kebutuhan emosional pasien kebidanan dan kandungan.
Peran Emotional Design dalam Membentuk Daya Tarik dan Keputusan Berkunjung ke Kafe: Kajian Literatur Integratif Attira Dwisthi Untoro; Susy Budi Astuti; Firman Hawari; Anggri Indraprasti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i5.11149

Abstract

Perkembangan kafe di perkotaan menunjukkan pergeseran fungsi kafe dari sekadar tempat konsumsi menjadi ruang sosial, ruang kerja informal, dan bagian dari gaya hidup konsumen muda. Dalam konteks tersebut, desain interior tidak hanya berperan sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai stimulus yang dapat membentuk pengalaman emosional pengunjung. Artikel ini bertujuan mengintegrasikan literatur mengenai emotional design, desain interior kafe, dan perilaku konsumen untuk menjelaskan bagaimana aspek visceral, behavioral, dan reflective berperan dalam membentuk daya tarik serta keputusan berkunjung ke kafe. Metode yang digunakan adalah integrative literature review dengan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang relevan untuk mengidentifikasi pola hubungan antara desain emosional dan keputusan konsumen. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga respons emosional saling berkaitan dalam membentuk persepsi daya tarik, preferensi, dan keputusan berkunjung. Artikel ini menghasilkan model konseptual yang menempatkan emotional design sebagai pendekatan integratif untuk memahami hubungan antara desain interior kafe dan perilaku konsumen muda.