Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDEKATAN KOMUNIKASI PARTISIPATIF PENGELOLA BANK SAMPAH DALAM MENDORONG PARTISIPASI WARGA: STUDI BANK SAMPAH SEKAR 18 Serafina Mary Tricia; ⁠Ainun Ni’Matu Rohmah; Silviana Purwanti; Ziya Ibrizah
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis penerapan komunikasi partisipatif oleh pengelola Bank Sampah Sekar 18 dalam meningkatkan partisipasi warga RT.18 untuk memilah sampah dari sumbernya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada empat indikator komunikasi partisipatif, yaitu heteroglasia, dialogis, poliponi, dan karnaval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat indikator telah diterapkan untuk membangun keterlibatan warga. Heteroglasia terlihat dari upaya menyatukan keberagaman masyarakat dalam menjaga lingkungan, meski partisipasi warga masih rendah. Dialogis tercermin melalui komunikasi dua arah lewat sosialisasi dan interaksi langsung. Poliponi menunjukkan adanya perubahan pola pikir warga karena kedekatan sosial dengan pengelola, walau respon belum sepenuhnya sesuai harapan. Karnaval tampak pada suasana komunikasi yang santai dan terbuka sehingga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan bank sampah. Kata kunci: Komunikasi Partisipatif, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah, Lingkungan Berkelanjutan.  AbstractThis study aims to analyze the implementation of participatory communication by the managers of Sekar 18 Waste Bank in increasing community participation in waste sorting from the source. The study used a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and documentation. The analysis focused on four indicators of participatory communication: heteroglossia, dialogic, polyphony, and carnival. The findings show that these indicators were applied to build community involvement. Heteroglossia was reflected in efforts to unite community diversity in maintaining the environment, although participation remained low. Dialogic communication appeared through two-way interactions, socialization, and direct engagement with residents. Polyphony showed changes in residents’ mindsets influenced by social closeness with the managers, although responses were not always consistent. Meanwhile, carnival was reflected in a relaxed and open communication atmosphere that encouraged community participation in waste bank activities. Keywords: Participatory Communication ,Waste Bank, Waste Management, Sustainable Environment