Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Aisyiyah dalam Pengolahan Kebun Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting Awatiful Azza; Cipto Susilo; Anisatus Syamsil Arifin; Anggih Nadiatul Jannah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1328

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan ketahanan pangan keluarga dan pemenuhan gizi seimbang, terutama pada ibu hamil dan balita. Salah satu upaya berkelanjutan yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga adalah pemanfaatan kebun keluarga sebagai sumber pangan bergizi, terjangkau, dan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan kebun keluarga sebagai sarana pencegahan stunting dan peningkatan status gizi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan budidaya tanaman pangan dan sayuran kaya mikronutrien, serta pendampingan keluarga dalam pengelolaan kebun berbasis kearifan lokal. Sebanyak 15 kader Aisyiyah Cabang Sumbersari, Jember, berpartisipasi sebagai mitra dalam kegiatan ini. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan tentang gizi seimbang dan keterampilan kader dalam mengelola kebun keluarga (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kebun keluarga merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Kader ’Aisyiah Melalui Sinergi Antar Ranting dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jember: Empowerment of ’Aisyiyah Cadres Through Synergy Among Local Branches to Accelerate Stunting Reduction in Jember Regency Awatiful Azza; Cipto Susilo; Anisatus Syamsil Arifin; Anggih Nadiatul Jannah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12156

Abstract

Stunting remains a significant public health problem in Jember Regency and impacts the long-term quality of human resources. Efforts to accelerate stunting reduction require active community involvement, strengthening the capacity of health cadres through local organizations. This community service activity aims to empower 'Aisyiyah' cadres through inter-branch synergy as a strategy to accelerate stunting reduction in Jember Regency. Implementation methods include stunting outreach, training in early detection and prevention of stunting, strengthening the role of cadres in family education, and establishing networks and collaboration between 'Aisyiyah' branches. The approach used is participatory, emphasizing the empowerment of cadres as agents of change at the family and community levels. The results of the activity indicate an increase in cadre knowledge and skills in early stunting detection, improved coordination and synergy between branches, and a strengthening of 'Aisyiyah's role in supporting programs to accelerate stunting reduction at the village and sub-district levels. This activity contributes to increasing public awareness of stunting prevention and strengthens the empowerment model of cadres based on women's organizations. This program is expected to become a model for replicating community service through organizational synergy to support sustainable health development.
Hubungan Usia dan Status Gizi Ibu dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Pada Ibu Primipara di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Anggih Nadiatul Jannah; Awatiful Azza; Siti Kholifah
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v7i2.15290

Abstract

Latar belakang : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah salah satu masalah kesehatan yang menyebabkan tingginya angka penyakit dan kematian pada bayi baru lahir. Berbagai faktor berpengaruh terhadap terjadinya BBLR, termasuk usia ibu dan kondisi gizi selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan status gizi dengan kejadian BBLR pada ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Panti. Metode : Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif bersifat korelasional dengan desain cross-sectional retrospektif. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah seluruh ibu yang baru pertama kali melahirkan di kawasan Puskesmas Panti, dengan jumlah sampel mencapai 91 responden yang diambil melalui metode total sampling. Data diperoleh melalui Google Forms serta data sekunder dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berada dalam rentang usia matang (20–35 tahun) (79,1%), status gizi ibu sebagian besar normal (70,1%), dan sebagian kecil (15,4%) menunjukkan adanya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR (p = 0,002; OR = 6). Di sisi lain, tidak ditemukan hubungan antara status gizi ibu dengan terjadinya BBLR (p = 0,070). Kesimpulan : Usia ibu berhubungan dengan kejadian BBLR pada ibu primipara, sedangkan status gizi ibu tidak berhubungan dengan BBLR. Pemantauan usia reproduksi yang ideal dan deteksi dini kehamilan berisiko perlu ditingkatkan untuk menurunkan kejadian BBLR. Kata Kunci: BBLR; usia ibu; status gizi; IMT; primipara