Agung Wahyu Permadi
Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kontribusi Program Latihan Shuttle Run dan Sprint untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah pada Remaja A. A. Gede Nanda Putra; Agung Wahyu Permadi; Ni Putu Dwi Larashati; Daryono Daryono
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4585

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas bawah. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah melalui latihan shuttle run dan sprint, yang keduanya termasuk dalam latihan fisik berintensitas sedang hingga tinggi dan melibatkan kontraksi otot yang berulang secara dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan shuttle run dan sprint terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test, kekuatan otot ekstremitas bawah diukur menggunakan leg dynamometer sebelum dan sesudah intervensi latihan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah shuttle run dan sprint, variabel terikat adalah kekuatan otot ekstremitas bawah. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa Universitas Dhyana Pura yang berusia antara 18–23 tahun. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test p = 0,105 dan post-test p=0,86 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa program latihan shuttle run dan sprint berpengaruh meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja di Universitas Dhyana Pura dengan peningkatan kekuatan otot sebesar 15%.
Korelasi Indeks Massa Tubuh dengan Kecepatan Lari Atlet Sepak Bola Remaja Ni Putu Rinda Etyafrida Kurniawan; I Made Yoga Parwata; Ni Putu Dwi Larashati; Agung Wahyu Permadi
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4595

Abstract

Kecepatan Lari merupakan salah satu komponen penting dalam permainan sepak bola, terutama remaja yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan fisik. Status gizi dapat dinilai melalui Indeks Massa Tubuh (IMT). Termasuk atlet remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan sangat berpengaruh terhadap performa fisik atlet, terutama Kecepatan Lari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antar Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kecepatan Lari pada pemain klub remaja sepak bola usia 12-16 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 40 pemain remaja sepak bola usia 12-16 tahun yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. IMT diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan, sedangkan Kecepatan Lari diukur menggunakan tes Kecepatan Lari 30 meter. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan Kecepatan Lari. Dari hasil analisis data, menunjukkan terdapat hubungan yang lemah antara indeks massa tubuh dan Kecepatan Lari pada remaja sepak bola usia 12-16 tahun, dengan nilai korelasi sebesar 0,311 dengan signifikansi 0,050. Adanya hubungan yang lemah antara Indeks Massa Tubuh dan Kecepatan Lari pada pemain remaja sepak bola usia 12-16 tahun. Pemantauan IMT wajib dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga performa pada pemain remaja tetap optimal.
Kontribusi Program Latihan Squat Jump dan Zig-Zag untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah pada Remaja I Komang Alit Manacika; Agung Wahyu Permadi; Ni Made Rininta Adi Putri; I Made Yoga Parwata
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4604

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan penting yang ditandai dengan pertumbuhan fisik yang pesat serta kebutuhan akan aktivitas fisik yang optimal. Salah satu komponen kebugaran jasmani yang berperan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari adalah kekuatan otot ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan kombinasi squat jump dan zig-zag terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa Universitas Dhyana Pura yang dipilih melalui kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out. Intervensi latihan dilakukan tiga kali seminggu selama empat minggu dengan total 12 kali pertemuan. Pengukuran kekuatan otot ekstremitas bawah dilakukan menggunakan leg dynamometer. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 110,95 (kategori cukup) dan meningkat menjadi 123,90 (kategori cukup) pada post-test, dengan persentase peningkatan 11,67%. Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program latihan kombinasi squat jump dan zig-zag efektif dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja.
Kontribusi Program Latihan Pull Up dan Bench Press untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Remaja Dewa Gede Putra Nugraha; Agung Wahyu Permadi; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4628

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas atas. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot tersebut adalah melalui latihan pull-up dan bench press. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstrimitas atas pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan design one group pre-test dan post-test, di mana kekuatan otot ekstremitas atas diukur menggunakan hand dynamometer sebelum dan sesudah latihan. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability ditentukan yaitu purposive sampling dan sampel penelitian berjumlah 18 orang yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test kanan p=0,120, post-test p=0,153 dan pre-test kiri p=0,703, post-test p=0,701 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas. Dapat disimpulkan bahwa program latihan pull-up dan bench press dapat meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada laki-laki di Br. Samping Desa Adat Gianyar.