I Made Yoga Parwata
Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Latihan Hurdle Hops terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Taekwondo Ni Putu Tata Pradnya Dewi; I Made Yoga Parwata; Ni Putu Dwi Larashati; Luh Putu Ayu Vitalistyawati
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4613

Abstract

Daya ledak otot tungkai sangat penting untuk mengoptimalkan komponen kebugaran jasmani yang berhubungan dengan tendangan. Daya ledak otot tungkai dapat ditingkatkan dengan latihan plyometric, salah satunya adalah latihan hurdle hops. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas latihan hurdle hops terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada anggota Dojang Taekwondo Gamarga. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan pendekatan nonequivalent control group design melalui purposive sampling terhadap 16 atlet laki-laki berusia 12-15 tahun yang terbagi dalam kelompok eksperimen (hurdle hops) dan kontrol (latihan standar rutin). Intervensi dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan pengukuran vertical jump test. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan 16,44%, sedangkan kelompok kontrol 5,95%. Analisis Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), Paired Samples T-Test mengonfirmasi peningkatan dalam kelompok eksperimen dengan nilai signifikansi p<0,001 (p < 0,05), dan Ancova membuktikan efektivitas latihan hurdle hops setelah mengontrol kovariat dengan nilai signifikansi p=0,034 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa latihan hurdle hops secara signifikan lebih efektif dibandingkan latihan standar rutin dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada atlet taekwondo.
Kontribusi Hold Relax Stretching terhadap Fleksibilitas Leher Siswa dengan Kebiasaan Bermain Game Gede Agus Airlangga; I Made Yoga Parwata; Daryono Daryono; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4626

Abstract

Anak Usia 15-17 sangat sering memainkan game dan bisa menghabiskan waktu rata rata selama 2-3 jam dalam memainkan game. Ketika bermain game, anak usia remaja sering menggunakan postur saat duduk menunduk yang terlalu lama, postur ini dapat mengakibatkan penurunan fleksibilitas di area otot leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan Hold Relax Stretching terhadap fleksibilitas leher pada siswa yang bermain game di SMAN 4 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa laki-laki berusia 15-17 tahun yang memiliki hobi bermain game. Pengukuran fleksibilitas leher dilakukan menggunakan goniometer dan Neck Disability Index (NDI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rentang gerak (ROM) leher setelah diberikan latihan Hold Relax Stretching selama 4 minggu. Rata-rata peningkatan nilai fleksibilitas leher pada gerak aktif flekssi 11%, ekstensi 14 %, lateral fleksi 12%, dan rotasi 12% sementara nilai NDI menunjukkan penurunan disabilitas sebesar 26%.