Daryono Daryono
Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kontribusi Hold Relax Stretching terhadap Fleksibilitas Leher Siswa dengan Kebiasaan Bermain Game Gede Agus Airlangga; I Made Yoga Parwata; Daryono Daryono; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4626

Abstract

Anak Usia 15-17 sangat sering memainkan game dan bisa menghabiskan waktu rata rata selama 2-3 jam dalam memainkan game. Ketika bermain game, anak usia remaja sering menggunakan postur saat duduk menunduk yang terlalu lama, postur ini dapat mengakibatkan penurunan fleksibilitas di area otot leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan Hold Relax Stretching terhadap fleksibilitas leher pada siswa yang bermain game di SMAN 4 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa laki-laki berusia 15-17 tahun yang memiliki hobi bermain game. Pengukuran fleksibilitas leher dilakukan menggunakan goniometer dan Neck Disability Index (NDI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rentang gerak (ROM) leher setelah diberikan latihan Hold Relax Stretching selama 4 minggu. Rata-rata peningkatan nilai fleksibilitas leher pada gerak aktif flekssi 11%, ekstensi 14 %, lateral fleksi 12%, dan rotasi 12% sementara nilai NDI menunjukkan penurunan disabilitas sebesar 26%.
Perbaikan Fleksibilitas Otot Lumbal dengan William Flexion Exercise pada Pengrajin Perak I Made Dedy Bagus Astika; I Gede Arya Sena; Ni Made Rininta Adi Putri; Daryono Daryono
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4550

Abstract

Dalam aktivitas sehari-hari, seiring bertambahnya usia setiap individu akan mengalami penurunan kebugaran fisik yang mengakibatkan menurunnya fungsional otot, fleksibilitas otot serta daya tahan otot. Pengrajin perak adalah kesenian yang berbahan bakunya berupa logam mulia berwarna putih yang dilakukan dengan penuh ketekunan. Pada pengrajin perak yang sering melakukan aktivitas duduk berulang-ulang mengakibatkan adanya penurunan fleksibilitas pada lumbal. Diperlukan bentuk latihan berupa william flexion exercise untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal seperti menjaga kelentukan otot lumbal dan kekuatan otot lumbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya keterbatasan fleksibilitas lumbal pengrajin perak pada usia 35 sampai 45 tahun di Desa Tibubeneng. Diharapkan, melalui modifikasi william flexion exercise dapat meningkatkan fleksibilitas lumbal pada pengrajin perak. william flexion exercise diambil dari beberapa latihan yaitu single knee to chest, double knee to chest dan sit-up parsial. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan desain pre-post-test control group dengan jumlah populasi 12 orang dan didapatkan sampel 9 orang sesuai dengan kriteria inklusi pada pengrajin perak. Penelitian dilakukan selama 4 minggu, dengan 2 sesi per minggu. Berdasarkan hasil uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa william flexion exercise efektif meningkatkan fleksibilitas lumbal.
Kontribusi Program Latihan Shuttle Run dan Sprint untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah pada Remaja A. A. Gede Nanda Putra; Agung Wahyu Permadi; Ni Putu Dwi Larashati; Daryono Daryono
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4585

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas bawah. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah melalui latihan shuttle run dan sprint, yang keduanya termasuk dalam latihan fisik berintensitas sedang hingga tinggi dan melibatkan kontraksi otot yang berulang secara dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan shuttle run dan sprint terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test, kekuatan otot ekstremitas bawah diukur menggunakan leg dynamometer sebelum dan sesudah intervensi latihan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah shuttle run dan sprint, variabel terikat adalah kekuatan otot ekstremitas bawah. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa Universitas Dhyana Pura yang berusia antara 18–23 tahun. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test p = 0,105 dan post-test p=0,86 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi sebesar p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa program latihan shuttle run dan sprint berpengaruh meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja di Universitas Dhyana Pura dengan peningkatan kekuatan otot sebesar 15%.
Efektivitas Lower Body Stretches untuk Mengurangi Nyeri Otot Gastrocnemius pada Sales Promotion Girl Widhah Radhiyyah; Putu Ayu Vitalistyawati; Ni Made Rininta Adi Putri; Daryono Daryono
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4606

Abstract

Nyeri gastrocnemius disebabkan oleh beberapa faktor yaitu aktivitas fisik yang berlebihan sehingga penggunaan otot menjadi kaku dan ketegangan terjadi pada salah satu atau beberapa bagian tubuh akibat dari posisi tubuh yang tidak ergonomis pada saat bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas stretching lower body dalam mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl. Rancangan penelitian menggunakan pre-experimental dengan One Group Pre-Test & Post-Test Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah stretching lower body, variabel terikat adalah intensitas nyeri gastrocnemius. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang, yang berjenis kelamin perempuan dengan usia 22-35 tahun. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pada Pre-Test p = 0,006 dan Post-Test p = 0,000 yang berarti data tidak berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan uji non-parametrik yaitu uji wilcoxon didapatkan hasil nilai signifikan 0,000 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan Pre-Test dan Post-Test adanya efektivitas pemberian latihan stretching lower body mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl. Dapat disimpulkan bahwa hal ini menjawab hipotesis penelitian yaitu stretching lower body dapat mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl di wilayah Biak provinsi Papua dengan penurunan nilai NPRS sebanyak 62,95%.
Implementasi Hold Relax Stretching untuk Memperbaiki Kemampuan Fungsional Otot Tangan pada Pembuat Canang Ceper Ida Bagus Gede Karunia Wahyu Suputra; I Gede Arya Sena; Daryono Daryono; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4627

Abstract

Pembuat canang ceper merupakan seseorang memiliki keahlian membentuk janur menjadi sarana upakara dalam kegiatan keagamaan yaitu canang ceper. Pembuatan canang ceper melibatkan gerakan tangan dan pergelangan tangan yang berulang dan berkepanjangan sehingga menyebabkan risiko penyakit akibat kerja, salah satunya adalah rasa pegal dan nyeri akibat kekakuan otot sehingga mengganggu kemampuan fungsional tangan. Penelitian ini menggunakan Pre-Experiment Design dengan rancangan One Grup Pretest-Posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner WHDI (Wrist and Hand Disability Indeks) untuk mengukur kemampuan fungsional tangan dan data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-Test. Hasil penelitian berdasarkan analisa data menggunakan uji Paired Sampel T-Test menunjukkan bahwa hasil statistik pada pre-testdan post-test menggunakan kuesioner WHDI didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian Hold Relax Stretching untuk memperbaiki kemampuan fungsional tangan pada pembuat canang ceper di Griya Kertha Sari. Dari hasil penelitian ini diharapkan pembuat canang ceper dapat melakukan kegiatan latihan berupa Hold Relax Stretching secara rutin agar dapat mengurangi risiko gangguan fungsional pada tangan.