Diana Susanti
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Literature Review: Efektivitas Model Pembelajaran Radec Terhadap Keterampilan Menulis Siswa Sekolah Dasar Diana Susanti; Panca Dewi Purwati; Nuni Widiarti; Decky Avrilianda
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4734

Abstract

Model RADEC terdiri dari lima tahap, yaitu Read, Answer, Discuss, Explain, dan Create. Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang kompleks dan sering menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar. Permasalahan yang dijumpai meliputi rendahnya motivasi belajar, keterbatasan penguasaan kosakata, serta penerapan metode pembelajaran yang masih konvensional dan berpusat pada guru. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model RADEC sebagai alternatif solusi meningkatkan keterampilan menulis siswa. Metode yang digunakan adalah SLR dengan alir PRISMA. Sebanyak 20 artikel dianalisis terdiri dari penelitian eksperimen, kualitatif, dan PTK. Hasil sintesis kuantitatif menunjukkan bahwa penerapan model RADEC memberikan peningkatan keterampilan menulis yang signifikan, dengan rata-rata peningkatan skor berkisar antara 18-20 poin dari pretest ke posttest. Beberapa studi bahkan melaporkan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari kisaran 40% menjadi lebih dari 90% setelah penerapan model ini. Novelty (kebaruan) penelitian ini terletak pada penyajian sintesis kuantitatif lintas studi yang secara eksplisit mengukur besaran peningkatan keterampilan menulis siswa, bukan hanya deskripsi efektivitas model. Selain itu, penelitian ini mengintegrasikan berbagai jenis desain penelitian (PTK dan eksperimen) dalam satu kerangka analisis PRISMA, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif mengenai konsistensi dampak model RADEC pada berbagai jenis teks tulisan di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI ASESMEN DIAGNOSTIK DALAM MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Diana Susanti; Barokah Isdaryanti; Wiwi Isnaeni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16507

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum has prompted a transformation in the paradigm of educational evaluation, shifting the focus from learning outcomes to learning processes that are centered on students’ needs and characteristics. This study aims to comprehensively examine the implementation of both cognitive and non-cognitive diagnostic assessments in identifying the learning needs of elementary school students during the period from 2021 to 2026. This research employed a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing relevant scientific publications to map the patterns of diagnostic assessment implementation, identify the challenges faced by teachers, and formulate practical solutions applicable in school settings. The findings indicate that the use of cognitive diagnostic assessments integrated with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, along with non-cognitive assessments focusing on students’ learning characteristics and preferences, effectively supports the optimization of differentiated instruction. However, implementation in practice continues to face several challenges, including limited time allocation, teachers’ insufficient capacity to develop valid and reliable assessment instruments, and inadequate access to continuous professional development opportunities. Based on these findings, this study recommends the development of a digitally integrated assessment ecosystem combined with the strengthening of teacher learning communities as a sustainable strategy to enhance the quality of diagnostic assessment implementation in elementary schools.