Amanda Khusnul Khotimah
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Best Practice Stasiun Eksplorasi Transformasi Pembelajaran IPAS Kelas III Melalui Sintaks PJBL Yang Terintegrasi Universal Design For Learning Amanda Khusnul Khotimah; Ahmad Annadzawil Arzaq; Serly Candra Valentina; Henry Januar Saputra; Fine Reffiane; Agil Wistyanto
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4837

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar memerlukan strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik peserta didik sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga partisipasi, kreativitas, dan hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian best practice ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning (PJBL) yang terintegrasi Universal Design for Learning (UDL) melalui pendekatan Stasiun Eksplorasi dalam pembelajaran IPAS kelas III serta menganalisis hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 23 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, penilaian hasil belajar, dan refleksi pembelajaran. Implementasi Stasiun Eksplorasi dilaksanakan melalui sintaks PJBL yang dipadukan dengan prinsip UDL berupa multiple means of engagement, representation, dan action-expression. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan partisipasi siswa, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi PJBL dan UDL melalui Stasiun Eksplorasi mampu menciptakan pembelajaran IPAS yang aktif, inklusif, dan bermakna bagi siswa kelas III sekolah dasar.