SMKN 1 Gunung Sindur menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas greenhouse sebagai sarana pembelajaran lingkungan berkelanjutan. Kondisi ini menghambat upaya sekolah menuju predikat Adiwiyata Unggulan dan membatasi pengalaman praktik langsung bagi para siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui skema Kerja Kerja Sama Dalam Negeri (KDN) yang mengintegrasikan kolaborasi antara Universitas Mercu Buana dan Pemerintahan Desa Rawa Kalong. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman Tim Adiwiyata mengenai pendidikan lingkungan, sekaligus membangun fasilitas greenhouse sebagai laboratorium mini guna mendukung pencapaian Adiwiyata Unggulan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelaksanaan workshop pendidikan lingkungan, diskusi perencanaan desain teknis, konstruksi fisik greenhouse, serta tahap monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen kuesioner dan observasi lapangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 92% peserta menilai kegiatan workshop sangat bermanfaat, yang disertai dengan peningkatan pemahaman signifikan terkait keberlanjutan lingkungan. Fasilitas greenhouse yang berhasil dibangun kini berfungsi optimal sebagai laboratorium praktik, meningkatkan keterampilan teknis siswa, serta memperkuat kesiapan sekolah dalam meraih Adiwiyata Unggulan. Secara lebih luas, program kolaboratif ini berkontribusi nyata pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan mendukung ketercapaian SDGs, khususnya tujuan 4 (pendidikan berkualitas), tujuan 11 (komunitas berkelanjutan), dan tujuan 13 (aksi iklim).