Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAN REDUKSI WASTE PADA AKTIVITAS PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA DI MERUYA UTARA Saparina, S.T, M.T, Euis Nina
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 4, No 2 (2019): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - Maret
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.535 KB) | DOI: 10.22441/jam.2019.v4.i2.005

Abstract

Industri rumah tangga atau Industri kecil dan menengah (IKM) memiliki peranan yang penting yang secara langsung, sebagai penggerak aktivitas ekonomi. Sumber daya manusia merupakan salah satu kendala serius bagi IKMterutama dalam aspek manajemen, teknik produksi atau inovasi produk. Kurangnya keahlian dalam teknik produksi dan manajemen berdampak pada tingkat efisiensi, produktifitas, dan cost effectiveness. Pengabdian masyarakat kali ini akan difokuskan pada Industri Kecil Menengah di Jakarta Barat untuk kecamatan Meruya Selatan. IKM di Meruya Utara bergerak di bidang industri makanan dan pembuatana kerajina perabot rumah tangga. Setelah penyuluhan ini, diharapkan UKM mampu mereduksi waste sehingga melakukan penghematan dimana penghematan ini diharapkan dapat membantu kegiatan proses produksi/jasa dapat berjalan dengan lebih baik, biaya yang dikeluarkan minimum, profit yang dihasilkan maksimum sehingga kesempatan pengembangan di aspek lainya pada IKM dapat dimaksimalkan.
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN PENDEKATAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (STUDI KASUS DI SEBUAH UNIVERSITAS DI INDONESIA) Suroto Suroto; Aina Nindiani; Euis Nina Saparina Yuliani
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi akademik dengan pendekatan  konsep Enterprise Resource Planning (ERP) yang dilakukan pada salah satu universitas di Indonesia. Analisis SWOT (strength, weakness, opportunities & threat) dilakukan untuk mengetahui kekuatan,  kelemahan, peluang dan ancaman dari sistem yang ada saat ini untuk dapat diberikan usulan perancangan sistem baru sesuai yang diharapkan.  Hasil analisis sistem informasi akademik universitas berupa diagram konteks usulan yang terdiri atas tujuh entitas yaitu mahasiswa, Ketua Program Studi, Dosen, Biro Keuangan, Lembaga Penelitian (LPP), Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM), Biro Administrasi Akademik (BAA).  Langkah strategis yang perlu dilakukan diusulkan agar universitas dapat memiliki sistem informasi akademik yang lebih terintegrasi serta dapat meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Kata Kunci : Sistem Informasi Akademik; Enterprise Resource Planning; SWOT; diagram konteks; perancangan sistem.
Usability Testing Vision Sensor Based Work Time Measurement Technology Euis Nina Saparina Yuliani; Ajeng Yeni Setianingrum; Muhammad Kholil
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 14, No 2 (2020): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.275 KB) | DOI: 10.22441/pasti.2020.v14i2.001

Abstract

A product or technology is perceived easily in case it has a high level of usability. This means users have no difficulties or encounter problems while using. The purpose of this study is to conduct usability testing of vision sensor-based working time measurement technology. It is meant to determine the ability of the technology to conduct work time measurement functions with the same results as the conventional process using a stopwatch. The study involves an experimental method with two factors. Based on the results of the ANOVA Two-Way Analysis (within-subject design), the first and second levels in apparatus factor shows there is no difference in the average value of the cycle time between work measurements with and without the vision sensor technology (Fobtained(4,1) < Fcritical(5,12)). Therefore, the technology designed is capable of measuring the same work as manual measurement.  
STUDI LITERATUR: PENGUKURAN BEBAN KERJA Euis Nina Saparina Yuliani; Ketut Tirtayasa; I Putu Gede Adiatmika; Hardianto Iridiastadi; Nyoman Adiputra
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 15, No 2 (2021): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.53 KB) | DOI: 10.22441/pasti.2021.v15i2.008

Abstract

Setiap pekerjaan memiliki beban kerja, yang jumlahnya akan berbeda. Idealnya, beban kerja yang diterima oleh pekerja sesuai dengan kemampuannya. Sejumlah dampak buruk dapat terjadi jika beban pekerjaan telah melampaui kapasitas fisik dan mental yang dimiliki pekerja, diantaranya yaitu kelelahan kerja dan gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan studi literatur secara sistematis, untuk mengetahui metode pengukuran beban kerja serta intervensi perbaikan yang dilakukan.  Metode yang digunakan adalah studi literatur secara sistematis melalui basis data seperti Google scholar, Researchgate, Ripositori Indonesia-Neliti, serta referensi lainnya, dengan menggunakan kata kunci beban kerja dan intervensi ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengukuran beban kerja fisik dengan pendekatan fisiologis diantaranya menggunakan pengukuran denyut nadi/jantung, %HRR, %CVL dan konsumsi oksigen. Sedangkan pengukuran beban kerja mental dengan pendekatan psikologis diantaranya menggunakan kuesioner SWAT dan NASA-TLX. Intervensi  ergonomi dalam perbaikan kerja dapat menurunkan beban kerja. Terdapat celah penelitian mengembangkan pengukuran beban kerja secara real time pada bidang transportasi.   
Psikososial dan Beban Kerja Perawat – Sebuah Penelitian di Salah Satu RS Militer di Indonesia Hardianto Iridiastadi; Vera Septiawati; Euis Nina Saparina Yuliani; Hernadewita Hernadewita
Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Vol 6 No 1 (2020): Volume 6 No 1 Juni 2020
Publisher : Program Studi Magister Ergonomi Fisiologi Kerja Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar Bekerjasama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEI.2020.v06.i01.p03

Abstract

This study aimed to determine the level of mental workload and psychosocial factors of nurses at the executive level in in-patient rooms of a military hospital. Data were collected by distributing questionnaires to 41 nurses who served in the in-patient rooms. Measurement of mental workload was carried out using the National Aeronautics and Space Administration - Task-Load Index (Nasa-TLX) questionnaire. Measurement of psychosocial factors was carried out using the Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ II) questionnaire. The results showed that the average value of the overall mental workload was in the high category. The value of psychosocial factors in the work environment shows good results on the majority of the rating scales. However, the hospital needed to pay attention to several factors, such as emotional demands, health perceptions, fatigue and stress and work pace. The results of this study also showed a strong and significant positive relationship between the dimensions of management's trust and performance with r=0.545(p=0.000). Thus, it is recommended that hospital management not only assess the performance of nurses, but also periodically assess mental workload and psychosocial factors in order to create a conducive work environment
Penerapan pendekatan ergonomi total dalam menurunkan kelelahan kerja: Studi literatur Euis Nina Saparina Yuliani; I Putu Gede Adiatmika; Ketut Tirtayasa; Nyoman Adiputra
Operations Excellence: Journal of Applied Industrial Engineering Vol 13, No 2, (2021): OE July 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/oe.2021.v13.i2.019

Abstract

Work fatigue is one of the factors that affect occupational health and safety. To create a good quality of occupational health, an approach that can be applied to reduce work fatigue is needed, so that good work performance can be achieved. The purpose of this study was to carry out a systematic literature study to determine the application of the Total Ergonomics Approach in reducing worker fatigue. This literature study is useful for explaining the Total Ergonomic Approach model, fatigue measurement instruments, and various improvement interventions carried out in various fields of work. The research method used is a systematic literature study through databases such as Google Scholar, Science Direct, Researchgate, and the Indonesian Scientific Repository-Neliti, using the keywords total ergonomics approach and work fatigue. The Total Ergonomic Approach Model was found to obtain optimal repair solutions, in the fields of industrial work, agriculture, education and hospitality, and others. Improvement interventions developed include improving work attitudes, working conditions, providing nutrition, and redesigning work tools. The measurement of work fatigue in all literature was carried out using a questionnaire instrument. Based on this literature study, there is a research gap to develop a model of a total ergonomics approach in the transportation sector to reduce logistics driver fatigue and to develop an objective and real-time fatigue measurement instrument. So that it can produce a contribution to creating quality health and safety for logistics drivers.
Musculoskeletal disorders analyzing of air cleaner assembly operators using Nordic body map in excavator manufacturer in Indonesia Galih Prakoso; Hardianto Iridiastadi; Euis Nina Saparina
Operations Excellence: Journal of Applied Industrial Engineering Vol 11, No 2, (2019): OE Juli 2019
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/oe.v11.2.2019.026

Abstract

Musculoskeletal disorders often occur in non-ergonomic work postures. In this study an assessment of operator disorders was carried out on the installation of air cleaner components in a heavy equipment manufacturer. The purpose of this study was to determine the extent to which operator disorders and which body parts needed to improve work posture. The assessment method uses a standard Nordic Body Map questionnaire that is often used to assess musculoskeletal disorders. From the results of the assessment, the main disorders were in the right and left elbow body parts at 93%. Second, 87% of the body's right knee and left knee, third, right and left forearm, 80% right and left wrist, fourth on the second upper arm and 73% on the palm. The fifth is on the right shoulder, back and calf 60%. Therefore in these body parts, it is necessary to improve work posture to reduce the risk of musculoskeletal injury. An installation tool is needed for the process to make it easier for operators to work.
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) STUDI KASUS PT TJ FORGE INDONESIA Nurul Dzikrillah; Euis Nina Saparina Yuliani
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.466

Abstract

Desain tempat kerja akan sangat bergantung pada jenis pekerjaan dan alat atau fasilitas yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan operasi kerja. Salah satu departemen dalam PT. TJ Forge Indonesia adalah departemen Forging, Seksi Heat Treatment. Pada departemen ini terdapat aktivitas pengecekan kekerasan (hardness) part. Jika dilihat dari desain tempat kerja, maka salah satu faktor yang dapat menentukan ketidak nyamanan pekerja adalah kurangnya alat bantu mekanis yang digunakan. Opertor (pekerja) sering merasakan kelelahan pada bagian punggung dan leher. Analisis ergonomi akan dilakukan untuk menentukan alat bantu mekanis. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menganalisis sikap dan posisi kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Metode RULA digunakan untuk mengestimasi terjadinya risiko gangguan otot skeletal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sikap kerja operator yang melakukan pengecekan hardness dengan posisi membungkuk setelah diinvestigasi dengan menggunakan RULA checksheet mendapatkan hasil final score +5 yang berarti investigate further and change soon (perlu diinvestigasi lebih lanjut dan segera lakukan perubahan). Rekomendasi yang diberikan adalah dengan menambahkan alat bantu (support) dengan menambah ketinggian meja kerja agar operator tidak lagi membungkuk. Sikap dan posisi kerja operator dihitung lagi dengan mengunakan RULA checksheet dan hasilnya adalah +2 (acceptable) atau dapat diterima. Kata Kunci: Ergonomi, Postur Kerja, RULA
NEW PRODUCT DEVELOPMENT (NPD) UNTUK PRODUK HAND WASH Aris Setiyani; Euis Nina Saparina Yuliani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 3, No 2 (2015): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.868 KB) | DOI: 10.33373/profis.v3i2.329

Abstract

Langkah-langkah dalam desain produk baru sangat penting untuk keberhasilan dalam New Product Development (NPD). Hal ini tidak hanya menentukan kualitas produk baru tapi, itu sangat berguna untuk menentukan waktu dari langkah-langkah secara lebih rinci, sehingga waktu yang dibutuhkan akan relatif singkat.Tujuan  dari Penelitian ini adalah selain untuk mengetahui karakteristik  dari keinginan konsumen terhadap produk sabun tangan (hand wash), juga untuk mendesain produk sabun tangan (hand wash) yang sesuai dengan langkah-langkah yang tepat yang di rekomendasikan para ahli di antaranya Ulrich Eppinger, 2008.Hasil penelitian menunjukkan bahwa harapan konsumen terhadap produk handwash yang akan didesain, bisa di dapatkan dengan mencari suara konsumen sehingga hasil development produk tersebut benar-benar sesuai dengan ekspektasi konsumen. Selain itu dengan menggunakan step-step yang direkomendasikan Ullrich Eppinger, didapatkan waktu mendesain produk yang relatif lebih singkat dan produk yang didapatkan sesuai dengan keinginan konsumen. Kata kunci: New Product Development, Voice of Customer, Hand Wash
PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Euis Nina Saparina Yuliani; Ikrima Ikrima
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 6, No 1 (2018): PROFISIENSI JUNI 2018
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.705 KB) | DOI: 10.33373/profis.v6i1.1454

Abstract

Dalam industri kesehatan, kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan kepuasan pelanggan, apalagi berhubungan dengan kehidupan seseorang. Setiap institusi kesehatan saling bersaing untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya. Dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih bermutu dan dapat bersaing, melalui peningkatan kinerja secara berkesinambungan serta upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Puskesmas Kelurahan Meruya Utara, maka perlu dilakukan perbaikan terhadap pelayanan yang disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan perbaikan pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment pada tahap pertama yaitu House of Quality (HOQ). Hasil penelitian dengan metodechouse of quality-QFD merekomendasikan beberapa usulan kualitas pelayanan untuk dilakukan perbaikan, yaitu diadakan pelatihan dan seminar kesehatan, menjaga hubungan baik dengan pasien, pembinaan moral dengan pendekatan agama, memperbaiki fasilitas fisik, mengganti dan menambah peralatan yang rusak, perawatan alat medis secara teratur, penambahan jasa cleaning service dan membuat papan informasi yang dipajang di Puskesmas.