Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makna Intensitas Penggunaan Smartphone Dalam Proses Komunikasi Mahasiswa Untuk Meraih Prestasi Akademik Siti Jubaedah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/m14efx16

Abstract

Smartphone telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa, terutama dalam menunjang aktivitas komunikasi dan pembelajaran akademik. Meskipun intensitas penggunaannya semakin tinggi, kajian yang menelaah bagaimana mahasiswa memaknai penggunaan smartphone serta kaitannya dengan prestasi akademik berdasarkan pengalaman subjektif mereka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna intensitas penggunaan smartphone dalam komunikasi akademik untuk mencapai prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan makna yang dibangun oleh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai smartphone sebagai alat utama dalam menunjang aktivitas akademik, khususnya untuk komunikasi dengan dosen dan teman sekelas, pencarian referensi, serta pengelolaan tugas. Intensitas penggunaan smartphone bervariasi dari segi frekuensi, durasi, dan jenis konten yang diakses, yang dipengaruhi oleh kebutuhan akademik serta dorongan emosional seperti kecemasan akan tertinggal informasi. Smartphone dinilai mampu meningkatkan efektivitas belajar dan mendukung pencapaian prestasi akademik, namun juga berpotensi menimbulkan distraksi yang berdampak pada penurunan fokus, pengelolaan waktu, dan kualitas belajar apabila tidak digunakan secara bijak. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah informan yang relatif sedikit sehingga temuan belum dapat digeneralisasi secara luas.
Peran Publik Figur dalam Strategi Komunikasi Pemasaran untuk Meningkatkan Brand Awareness UMKM Mysari Pala Siti Jubaedah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21478

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan platform media sosial di Indonesia memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar mereka, namun masih terdapat banyak pelaku usaha yang menemui tantangan dalam menciptakan citra merek yang kokoh. UMKM Mysari Pala telah memanfaatkan platform media sosial serta bantuan dari tokoh publik untuk mempromosikan produknya, tetapi kesadaran merek di kalangan masyarakat masih tergolong rendah meskipun ada keinginan konsumen yang cukup tinggi. Situasi ini menekankan pentingnya melakukan penelitian mengenai seberapa besar kontribusi tokoh publik dalam meningkatkan kesadaran merek Mysari Pala. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi lapangan, informasi dikumpulkan menggunakan tiga metode utama, yaitu observasi langsung, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa publik figur berperan dalam membangun brand awareness Mysari pala, namun belum cukup efektif karena efeknya yang hanya sesaat.
Komunikasi Interpersonal dalam Relasi Romantis Generasi Z Akibat Paparan Konten #Relationshipgoals di TikTok Dheya Pratami; Listya Eka Putri; Nina Rosiana; Salwa Maisya Shafwatunnisa; Siti Jubaedah; Siti Maspupah Apriliani; Ali Alamsyah Kusumadinata
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21868

Abstract

Platform media sosial, terutama TikTok, telah menciptakan tren relationshipgoals yang menggambarkan idealisasi hubungan romantis. Fenomena ini dikenal luas sebagai representasi gaya hidup di dunia digital, namun sejauh mana konten tersebut memengaruhi pandangan Generasi Z tentang hubungan interpersonal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana Generasi Z menafsirkan konten relationshipgoals dan dampaknya terhadap praktik komunikasi dalam hubungan romantis. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada sejumlah peserta dari Generasi Z yang menggunakan TikTok. Data dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, sikap, dan perilaku komunikasi yang muncul akibat paparan terhadap konten tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden sering terpapar konten relationshipgoals, mereka tidak menjadikannya sebagai patokan utama dalam hubungan nyata mereka. Konten ini lebih dianggap sebagai sarana hiburan, sumber inspirasi, atau objek untuk obrolan ringan, sedangkan kualitas komunikasi interpersonal termasuk keterbukaan, empati, dukungan, kepuasan dalam berkomunikasi, dan cara menangani konflik masih dianggap sebagai aspek yang lebih signifikan. Selain itu, penerimaan diri menjadi faktor vital yang membantu individu membedakan pengaruh media sosial dan mengurangi kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.