Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Gaji Guru Dengan Kesejahteraan Hidup Guru Sekolah Negeri Dan Swasta Aulia Febriyanti; Melisa Safitri; Dewi Purnama Sari
Academy of Education Journal Vol. 17 No. 2 (2026): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v17i2.3588

Abstract

This study aims to examine the relationship between teacher salaries and the level of teacher well-being in public and private schools. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through questionnaires distributed to 50 teacher respondents from various educational backgrounds and institutions. The results indicate that salary influences teachers' perceptions of well-being, particularly in terms of meeting basic needs, emotional stability, and work motivation. However, it was also found that well-being is not solely determined by salary, but also by other factors such as the work environment, workload, and opportunities for self-development. These findings provide an important contribution to education policymakers in designing a more equitable reward system oriented towards improving the quality of life of educators.
Cerdas Bermedia Sosial: Membangun Siswa Anti Perundungan Di Media Sosial Ahmad Bayhaqi; Alisa Ragil; Aulia Febriyanti; Hendrawan Hendrawan; Winda Indrianing Listyani
JEMTRAMAS: Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2026): JEMTRAMAS Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat
Publisher : PT LABIQA NASHA MULTIKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial telah mengubah cara remaja berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk identitas diri. Namun, penggunaan media sosial yang tidak bijak juga melahirkan fenomena perundungan (cyberbullying) yang berdampak serius terhadap kesehatan mental dan sosial siswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang di SMP Negeri 18 Depok bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar mampu bermedia sosial secara cerdas, etis, dan berempati sehingga dapat mencegah dan menghentikan tindakan perundungan di dunia maya maupun nyata. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, edukasi etika digital, diskusi interaktif, serta simulasi kasus nyata tentang perundungan di media sosial. Siswa juga diberikan kesempatan untuk membuat kampanye digital bertema “Stop Bullying, Start Respect” sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan digital yang positif. Hasil kegiatan diharapkan dapat meningkatkan literasi digital, memperkuat nilai karakter anti-kekerasan, serta menciptakan budaya saling menghargai di kalangan siswa SMP Negeri 18 Depok