Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF AUDIT TENURE, AUDIT FEES, AND FIRM SIZE ON AUDIT QUALITY Alyasheza Putri Alifa; Edelweis Shevyvanya Ramdhan; Ade Imam Muslim
JAT : Journal Of Accounting and Tax Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/0jmsba83

Abstract

This study aims to examine the influence of audit tenure, audit fees, and firm size on audit quality. This study utilises yearly reports from 2022 and 2023 obtained from food and beverage companies registered on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study advances the existing literature by focussing on the food and beverage sector, which has been insufficiently explored in prior research. This study investigates the influence of these parameters on the likelihood of a firm engaging a high-quality auditor. The sample consists of 51 firms selected by purposive sampling. The quality of an audit is indicated by the classification of the public accounting firm, particularly its association with the Big Four. This study employs a quantitative methodology and performs logistic regression analysis to investigate the relationship between independent variables and audit quality. The outcomes of this study reveal that audit tenure and company size do not significantly influence audit quality, however audit fees exert a considerable effect on audit quality.
Pengaruh Taxpayer Awareness, Komunikasi Persuasif, dan Pemberian Sanksi Administratif Terhadap Integritas Fiskal Wajib Pajak Kafe di Kota dan Kabupaten Bandung Alma Zahfira Hidayat; Ade Imam Muslim
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta strategi pengembangan Desa Wisata Hijau Bilebante dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah. Desa Bilebante merupakan destinasi wisata berbasis lingkungan dan masyarakat yang mengedepankan konsep ekowisata berkelanjutan. Namun, pengembangan desa wisata masih menghadapi beberapa tantangan seperti promosi yang belum maksimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta fasilitas yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bilebante memiliki kekuatan pada potensi alam yang masih asri, kearifan lokal, keberagaman aktivitas wisata, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata berbasis alam. Strategi yang perlu diprioritaskan meliputi penguatan promosi, peningkatan kualitas fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyaraka.
Pengaruh Carbon Emission Disclosure dan Green Innovation terhadap Nilai Perusahaan Hakam Padil Fauzan; Ade Imam Muslim
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hj5pmr22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh carbon emission disclosure dan green innovation terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q, carbon emission disclosure diukur menggunakan indeks pengungkapan emisi karbon berdasarkan checklist 18 item, sedangkan green innovation diukur menggunakan indeks pengungkapan inovasi hijau berdasarkan 4 indikator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri dari 50 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan total 250 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon emission disclosure berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan green innovation berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Secara simultan carbon emission disclosure dan green innovation berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi.